Minggu, 25 September 2016

Ethica: Revolusi Fashion di Era Digital

Ethica: Revolusi Fashion di Era Digital
Membincangkan soal fashion, perkembangannya di era kini sudah sangat pesat. Demikian halnya dengan fashion muslim dan hijab. Iklim fashion di Indonesia ini bagaikan musim semi. Aneka gaya dan desain bermunculan makin dinamis. Makin banyak pilihan gaya berbusana yang bisa kita pilih. Meski demikian, tidak semua orang rajin mengikuti dinamika tren fashion. Aku salah satunya :D. It's ok. Toh masing-masing orang punya gaya berbusana yang memang nyaman dan sesuai selera & karakter dirinya. 

Gaya berbusana dapat mencerminkan siapa diri kita. Bisa ditebak mana orang yang stylish, cuek, anggun, tomboy, dsb dilihat dari caranya berpakaian. Kalau bercermin, aku sih termasuk yang masih cuek, hehe. Kadang, eh sering, aku masih perlu minta pendapat orang lain untuk busana ke acara formal, sekiranya cara padu-padan busanaku terlalu kurang sesuai. Yah, meski agak cuek, tapi tetap saja aku gak mau sampe jadi "fashion terrorist" :D.

Jadi, aku ini fashion blogger bukan, fashionista juga bukan. Tiba-tiba ngobrolin fashion begini karena beberapa waktu lalu sempat mendapatkan secercah wawasan soal fashion di era digital.

Kamis, 15 September 2016

Gathering & Tur Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (eNHaii)


Iklim pariwisata di negeri kita saat ini bisa dibilang makin menghangat. Ketertarikan publik pada hal-hal yang berbau wisata kini makin menggejala, salah satunya terima kasih kepada kekuatan media sosial yang membuat informasi makin mudah menyebar. Entah itu kesukaan posting selfie ataupun fotografi di tempat-tempat wisata, budaya ini turut menjadi media yang potensial dalam mengangkat kepariwisataan Indonesia. Di sisi lain, tantangan dalam meningkatkan kualitas kepariwisataan Indonesia juga makin tinggi. Dibutuhkan para profesional yang memiliki kompetensi mumpuni. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (eNHaii) berkomitmen mencetak kader-kader profesional di bidang ini. Seperti apa gerangan pola pendidikannya? Kepoin yuk!

Akhir Agustus lalu aku sempat bertandang ke kampus yang terletak di Jl. Setiabudi itu. Itu adalah kunjungan ke duaku ke kampus eNHaii. Kunjungan pertama bertahun-tahun lalu hanya karena mengikuti sebuah event yang bertempat di kampus tersebut. Kunjungan kedua ini lebih istimewa. Karena memang tujuan datang ke sana untuk mengenal STPB, menghadiri undangan sillaturrahim dari pihak kampus dengan komunitas Blogger BDG. Siang itu setelah dijamu dengan aneka penampilan dari beberapa klub mahasiswa STPB dan diperkenalkan mengenai STPB dalam format seminar kecil, kami juga dipandu tur kampus dan melihat langsung beberapa kegiatan pendidikan yang tengah berlangsung. Wah, senang deh! Sekarang aku jadi ada gambaran lebih tentang STPB yang lebih akrab di kalangan umum disebut "eNHaii" itu. Dulu kalau dengar eNHaii, malah keingetannya kuliner "surabi eNHaii" yang terkenal itu. Hehe...

Sabtu, 10 September 2016

Makan-makan Porsi Kenyang di RM Legoh

Keju Aroma & Es Kelapa Alpukat di RM Legoh
Buat warga Bandung yang suka makan-makan di area sekitaran Dago, tentu tak asing dengan yang namanya RM Legoh. Rumah makan yang terletak di Jl. Sultan Agung No. 9 itu sudah eksis sejak tahun 2004. Nama Legoh sendiri diambil dari nama marga pemilik sekaligus chefnya, Leon Legoh. Bagi penggemar band indie Koil sih tentu sudah familiar dengan Om Leon yang merupakan drummernya. Menarik ya, perpaduan 2 bidang profesi yang ditekuninya ini: musik dan masak. Nah, beberapa waktu lalu aku singgah makan siang di RM Legoh dan sempat pula ngobrol-ngobrol dengan Om Leon seputar usaha yang ditekuninya ini. 

Yang khas dari RM Legoh ini adalah sentuhan masakan ala Manado yang jarang terdapat di rumah makan lainnya di Bandung. Ini mudah dipahami karena Om Leon sendiri adalah orang Manado. Menurut Om Leon, ia sendiri tidak sekolah khusus kuliner, sehingga ketika membuka RM Legoh, masakan yang disajikan khas Manado karena itulah yang dikuasai. Seiring waktu, menu-menu di RM Legoh mengalami banyak modifikasi, khususnya untuk beradaptasi dengan selera orang Sunda. Sekarang sih menu RM Legoh sudah lebih beragam, menu nusantaralah gitu.

Jumat, 19 Agustus 2016

Kuliner Unik Tomyam Kelapa Bandung

Tomyam Kelapa
Kali ini, aku mau cerita tentang kuliner unik yang baru-baru ini hadir di Bandung. Tomyam Kelapa. Ada yang sudah dengar? Mungkin kita tak asing lagi dengan yang namanya tomyam. Kuliner sup khas Thailand ini memiliki cita rasa asam-pedas yang khas. Lalu, apa bedanya dengan tomyam kelapa? Tomyam kelapa terbilang unik karena tak hanya tomyamnya disajikan di dalam batok kelapa, tetapi juga memasukkan unsur kelapa dalam tomyamnya. Sebagai penyuka tomyam, aku langsung penasaran ketika mendengar tentang kuliner unik tomyam kelapa ini. Di siang yang cerah di hari Minggu kemarin, aku berkunjung bareng teman-teman ke Tomyam Kelapa Bandung untuk nyicip tomyam kelapanya.

Tomyam Kelapa Bandung berlokasi di pujasera di Jl. Lombok No. 47 Bandung. Saat aku ke sana, Tomyam Kelapa Bandung baru banget buka, baru sekitar semingguan. Tomyam Kelapa Bandung merupakan cabang dari Tomyam Kelapa yang pusatnya di Saung Ibu, Tangerang Selatan.

Rabu, 17 Agustus 2016

Sensasi Kuliner di Skylight Dago

Skylight Dago (foto: fafafa)

Cafe yang berada di kawasan Dago Atas itu masih terbilang baru. Ceritanya beberapa hari lalu aku janjian dengan teman-teman berkunjung dan makan siang di sana. Di siang hari yang cerah itu aku meluncur naik angkot Kalapa - Dago. Dari Terminal Dago menuju Skylight masih terus lagi, mengambil arah kiri dari persimpangan yang menuju Dago Pakar. Lokasinya terletak di Kompleks Citra Green Dago N1-10, tak jauh dari Stamford School. Jalan menuju sana berkontur turun-naik dengan kemiringan yang cukup curam. Menurut cara aman, kalau ke sana naik angkot ya lanjut pakai ojek. Kecuali, ada yang mau coba jalan kaki ke sana sambil berolah raga? Itu sih aku orangnya, hahah :D. 

Lokasi Skylight Dago ternyata berada satu kawasan dengan Indo Wisata Permata (IWP), yakni tempat wisata edukasi pemrosesan & galeri berlian. Jadi, Skylight Dago sekaligus berfungsi sebagai tempat makan bagi pengunjung maupun non-pengunjung IWP. Skylight Dago terbagi atas Skylight Cafe yang terletak di lantai 1 dan Skylight Grill & Bar yang berada di lantai 3.   

Jumat, 12 Agustus 2016

Menjenguk Keindahan Pantai Slili di Jogja


Jogja selalu punya banyak cerita tentang aneka tujuan wisata yang menarik bagi para pelancong. Pesona Jogja seperti tak ada habisnya. Kota yang selalu bikin kangen ini punya banyak destinasi wisata yang menarik untuk dieksplorasi. Liburan di Kota Gudeg ini tak cukup sehari – dua hari. Nggak puas :D. Untungnya masih banyak penginapan atau hotel murah di Jogja. Jadi bisa diaturlah soal budgetnya. Nah, yang mau kuceritakan ini tentang kunjungan ke Pantai Slili. Sebuah pantai yang berada di kawasan Kabupaten Gunung Kidul.

Banyak destinasi wisata pantai di Jogja. Kalau dulu, Pantai Parang Tritis mungkin yang  paling populer. Kalau sekarang sih sudah banyak nama pantai di Jogja yang dikembangkan potensi wisatanya dan menjadi populer. Di antaranya adalah pantai-pantai yang berada di kawasan pesisir selatan Gunung Kidul. Deretan pantai yang berada Gunung Kidul itu sekarang sudah mendapatkan banyak sorotan karena kecantikan alam dan keunikannya masing-masing. Pantai Slili adalah salah satunya. Pantai-pantai lain yang populer adalah Pantai Indrayanti, Pantai Krakal, Pantai Sundak, Pantai Baron, Pantai Kukup, Pantai Drini, dll.

Minggu, 07 Agustus 2016

Tips Cerdas Merencanakan Liburan Bersama Sun Life

Tips Cerdas Merencanakan Liburan Bersama Sun Life
Apa yang terbersit dalam pikiran ketika mendengar kata "liburan"?
Jalan-jalan? Pantai? Pemandangan alam? Kulineran? Setiap orang tentu punya bayangan masing-masing mengenai liburan ideal yang ingin diwujudkan. Apapun definisi liburan impian yang ada dibenak, pastinya sesuatu yang exciting, bukan? Liburan bukan saja soal mengunjungi tempat ini-itu. Melainkan suatu waktu yang kita sisihkan untuk sejenak beristirahat dari rutinitas. Sebuah jeda sejenak melepas lelah dan stres. Liburan bisa menjadi suatu ajang refreshing dan recharge energi dalam diri. Semua orang butuh itu, kan? Akan tetapi, benarkah liburan itu sebegitu pentingnya, sampai-sampai harus direncanakan dengan matang?

Topik mengenai pentingnya merencanakan liburan ini dibahas dalam talkshow "Mewujudkan Liburan Terbaik" bersama Sun Life yang bertempat di Cafe Halaman, PVJ pada 31 Juli 2016 lalu. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pameran dan seminar literasi keuangan yang diselenggarakan oleh Sun Life Financial Indonesia (29-31 Juli 2016) di PVJ Mall Bandung. Acara ini menghadirkan pembicara Joice Tauris Santi (financial planner independen, wartawan senior Kompas, & penulis buku) dan Parmadi Budiprasetyo (fotografer, blogger, & traveler). Hadir pula Bpk Kaiser Simanungkalit (APV Head of Branding Communication Sun Life) dan Fabie Farabie, (Senior Manager Digital & Social Media Marketing Sun Life). Komika Fandi Bakri turut mencairkan suasana dengan penampilan stand up comedy.

Sebelum spesifik membahas topik perencanaan liburan, dalam sambutannya, Pak Kaiser menjelaskan perihal pentingnya merencanakan keuangan untuk masa depan.

Pentingnya merencanakan keuangan untuk masa depan

Semua orang pasti punya mimpi. Untuk mewujudkannya, perlu perencanaan dan aksi.