Review Dove Inner Glow Facial Foam, Pembersih Wajah untuk Kulit Kusam Agar Tampak Bercahaya

Review Dove Inner Glow Facial Foam
Dove Inner Glow Facial Foam
Membersihkan wajah dengan facial foam/cleanser merupakan langkah perawatan kulit wajah yang paling mendasar. Makanya kita tentu akrab dong ya dengan produk facial wash karena sudah menjadi bagian dari skincare routine sehari-hari.  Untuk itu penting banget memilih produk facial wash yang cocok untuk kulit wajah kita. Nah, kali ini aku mau share pengalaman menggunakan Dove Inner Glow Facial Foam, produk dari Dove yang diperuntukkan bagi kulit normal dan kusam agar wajah tampak bercahaya.

Dove Inner Glow Gentle Exfoliating Facial Cleanser, Dermatologically Tested Facial Foam

Siapa yang gak kenal dengan nama brand Dove? Meski aku sangat akrab dengan brand Dove, jujur aja aku baru tahu lho Dove punya produk facial wash. Selama ini aku tahunya pake Dove seputar produk sabun mandi (body wash), shampoo (perawatan rambut), dan deodorant aja. Begitu tahu ada Dove Inner Glow Facial Foam, aku langsung tertarik mencoba. Yang menarik dari facial cleanser yang satu ini yaitu memiliki beberapa kelebihan, antara lain:
  • Formulanya bekerja dengan lembut mengangkat sel kulit mati.
  • Mengandung bahan pelembap NutriumMoisture Beauty Serum yang melembapkan hingga ke dalam pori-pori kulit dan menampilkan cahaya alami kulit.
  • Teruji secara dermatologis (dermatologically tested facial foam).

Bagian belakang kemasan Dove Inner Glow Facial Foam
Jadi, Dove Inner Glow Facial Foam ini mengandung gentle exfoliating scrub halus yang berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati sehingga menghaluskan dan menampilkan sel kulit baru seiring dengan penggunaan setiap hari. Yup, tidak seperti produk facial scrub biasa, Dove Inner Glow Gentle Exfoliating Facial Cleanser bisa digunakan setiap hari. Mungkin karena scrub di dalamnya bekerja dengan lembut, plus kandungan bahan pelembap Nutrium Beauty Serum-nya membuat kulit tidak kering & terjaga kelembapannya.

Dove Inner Glow Gentle Exfoliating Facial Cleanser diklaim sudah teruji secara dermatologis. Buatku sih label gini tuh bikin aku somewhat berasa safe aja gitu buat nyobain produknya.
Lalu, gimana pengalamanku memakai produk ini? Beneran gak sih Dove Inner Glow Facial Foam berhasil membuat wajah tampak bercahaya alias glowing seperti tersirat pada namanya? Yuk lanjut simak ceritaku!

Pengalaman menggunakan Dove Inner Glow Facial Foam

Aku sudah mencoba cuci muka dengan Dove Inner Glow Facial Foam sekitar semingguan ini. Thanks to Revu, aku dapat kiriman produknya yang kemasan 100g. Lumayan banyak, cocok buat daily facial wash di rumah. Kemasan yang lebih kecil ada tersedia yang ukuran 50g, lebih pas untuk travel size.
Penampakan Dove Inner Glow Facial Foam
Kemasan Dove Inner Glow Facial Foam berupa tube berbentuk elips dengan tutup fliptop berwarna peach. Facial foam-nya berupa krim berwarna putih bertekstur tidak terlalu padat dengan aroma floral lembut. Saat dicampur air untuk cuci muka, menghasilkan busa lembut (busanya gak berlebihan) dengan butiran-butiran halus scrub.

Sehabis cuci muka dengan Dove Inner Glow Facial Foam, kulit wajahku terasa halus dan lembap, nggak terasa kering ataupun kesat. Sinyal bagus nih buatku. Soalnya kan suka ada produk pembersih wajah yang sehabis dipake cuci muka membuat kulit wajah terasa kering.

Aku pakai Dove Inner Glow Facial Foam setiap hari sudah selama semingguan ini so far gak ada masalah, artinya cocok-cocok aja untuk kulit wajahku. Yang kurasakan ya seperti itu, kulit terasa halus dan lembap. Selama pengamatan semingguan ini aku sambil ngaca jadi suka ngejembel (eh apa ya bahasanya… ngejawil?) pipi sendiri yang terasa halus kenyal, hehe…

Untuk hasil glowing apa nggaknya, aku belum bisa menyatakannya via foto before-after gitu... Soalnya aku udah coba foto dari hari ke hari tiap abis cimuk (tapinya karena kondisiku cuma bisa selfie nyolong waktu kalo baby-ku tidur), hasil fotonya kurang bisa menunjukkan untuk tujuan itu (efek pencahayaan di dalam ruangan jg yg gak konsisten kali yah, atau kurang canggih kali hapeku, heuheu). Akhirnya aku putuskan untuk menyertakan foto sesudah seminggu pemakaian saja, kali ini di luar ruangan. Btw itu fotonya sehabis malamnya begadang kurang tidur, hehe. Tapi wajahnya kelihatan gak kusam kan? :D

Setelah seminggu memakai Dove Inner Glow Facial Foam
Setelah pengalaman mencobanya seminggu, aku putuskan untuk lanjut dulu memakai Dove Inner Glow Facial Foam ini.
Sudah coba juga? Atau tertarik untuk mencoba? Kalau mau tahu lebih lanjut tentang produk ini bisa cek di Instagram @Dove. Produknya bisa dibeli offline maupun online seperti via Shopee, dll.


|Baca juga:
Review Cetaphil Gentle Skin Cleanser
Manfaat sunblock untuk kulit


Komentar

  1. Ih sama teh Euis aku merasa aman sama produk yang udah ada keterangan dermatologically testednya. Btw, aku udah nyoba ini juga hampir dua mingguan dan bener suka ngejawil pipi sama elus-elus pipi karena kenyal dan lembut ahaha. Foto ini menunjukkan meskipun habis begadang, tapi mamah muda yang satu ini wajahnya enggak terlihat kusam, malah glow. Efek Dove Inner Glow nih kayaknya salah satunya :)).

    BalasHapus
  2. aku prnh pake duluuuu facial wash dove , tp bukan yg seri ini. botolnya tutup biru mba. tp kayaknya utk dove, aku lbh cocok produk shampoo dan perawatan rambutnya drpd yg utk wajah :D. bikin jerawat kalo produknya yg dulu itu. mungkin krn dove sprtinya cocok utk yg kulitnya cendrung kering banget sih. sementara aku kombinasi. makanya aku stop facial wash nya. tp utk shampoo , conditioner, masker rambut dan leave in condi nya masih suka banget

    BalasHapus
  3. Belum pernah nih cobain facial wash dove, kebetulan banget facial wash di rumah habis. Nanti mau cobain juga ah.

    BalasHapus
  4. belum pernah coba facial wash dari dove kayaknya kemasannya baru ya.

    BalasHapus
  5. Belym tau kali dive ada facial foamnya... Klt sy rada kering. Kyknya cck deh

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

Review Medela Harmony, Pompa ASI Manual dengan 2 Tahap Ekspresi

The Lorax Film: Kisah Kota Plastik Tanpa Pohon