Ethica: Revolusi Fashion di Era Digital

Ethica: Revolusi Fashion di Era Digital
Membincangkan soal fashion, perkembangannya di era kini sudah sangat pesat. Demikian halnya dengan fashion muslim dan hijab. Iklim fashion di Indonesia ini bagaikan musim semi. Aneka gaya dan desain bermunculan makin dinamis. Makin banyak pilihan gaya berbusana yang bisa kita pilih. Meski demikian, tidak semua orang rajin mengikuti dinamika tren fashion. Aku salah satunya :D. It's ok. Toh masing-masing orang punya gaya berbusana yang memang nyaman dan sesuai selera & karakter dirinya. 

Gaya berbusana dapat mencerminkan siapa diri kita. Bisa ditebak mana orang yang stylish, cuek, anggun, tomboy, dsb dilihat dari caranya berpakaian. Kalau bercermin, aku sih termasuk yang masih cuek, hehe. Kadang, eh sering, aku masih perlu minta pendapat orang lain untuk busana ke acara formal, sekiranya cara padu-padan busanaku terlalu kurang sesuai. Yah, meski agak cuek, tapi tetap saja aku gak mau sampe jadi "fashion terrorist" :D.

Jadi, aku ini fashion blogger bukan, fashionista juga bukan. Tiba-tiba ngobrolin fashion begini karena beberapa waktu lalu sempat mendapatkan secercah wawasan soal fashion di era digital.
Adalah Ethica, sebuah brand fashion muslim yang mengajakku datang ke acara Ethica Fashion Blogger Gathering pada 17 September lalu. Acara bertema "Fashion Revolution in Digital World" ini menghadirkan Rimma Bawazier, model & fashion designer sebagai bintang tamu. Bertempat di In & Out Eatery, Jl. Wayang No. 2 Bandung, Sabtu pagi bertabur gerimis itu berkumpullah sejumlah hijaber dan blogger dari komunitas Blogger BDG & KEB. Berada di gathering tersebut serasa jadi fashion blogger deh :D. Acara berlangsung seru, dipandu oleh duo MC gokil, Wildan Halwa & Deden Delicious.

Tantangan duo MC di salah satu sesi bagi-bagi doorprize
Ethica: Antara fashion & etika

Fashion itu tidak sesederhana tren gaya berpakaian, lho. Perkembangan fashion dapat mempengaruhi peradaban bangsa. Hal ini disampaikan oleh Bapak Asep Mulyadi, owner Ethica. Beliau bercerita tentang brand fashion Ethica yang hadir dengan sebuah keyakinan bahwa fashion itu bukan sekedar pakaian yang melekat di tubuh, melainkan harus memiliki etika. Fashion yang memiliki nilai spiritual, bahwa pakaian yang kita kenakan semestinya menjadi jalan menuju taqwa, mendekatkan diri kepada-Nya. 

Demikianlah Ethica memasuki kancah industri fashion di Indonesia yang pangsa pasarnya cukup subur. Bermula sejak 2008, brand Ethica sampai kini sudah memiliki 124 agen yang tersebar di beberapa kota. Ethica hadir dengan aneka koleksi baju muslim terbaru yang ceria, fresh, elegan, nyaman dipakai. Model baju & hijabnya kekinian dan trendy, cocok  menyasar pangsa pasar anak muda. Emak-emak juga jangan khawatir, banyak pilihan busana hijab Ethica untuk tampil stylish dan awet muda. Koleksi busana muslim anak-anak Ethica juga ada, lucu-lucu lho. Mau yang kompakan buat sekeluarga juga ada. Tampaknya Ethica siap menjadi referensi tren fashion muslim 2017 nih.

Koleksi Ethica Fashion (pic source: Ethica)
Koleksi Ethica menggunakan bahan dan desain yang nyaman untuk dipakai aktivitas Ethica lovers sehari-hari dan turut membantu meningkatkan rasa percaya diri. Ini penting, because fashion is about confidence! Untuk memenuhi kebutuhan Ethica lovers dalam beraktivitas, Ethica mengembangkan desain kategori Kagumi dan Ohya.

Kagumi: Elegan & berkelas

Kagumi series hadir buat Ethica Lovers yang ingin tampil elegan, & berkelas. Dibuat dengan bahan berkualitas tinggi, Kagumi memiliki desain yang memberikan kesan mewah menawan. Kagumi cocok dikenakan untuk menghadiri undangan atau acara formal.    

Kagumi series (pic source: Ethica)

Ohya: Casual & simple

Buat yang lebih suka gaya simpel & casual, koleksi Ohya hadir untuk menemani Ethica lovers beraktivitas sehari-hari. Dibuat dengan bahan yang lembut & nyaman dipakai, Ohya cocok dikenakan baik untuk aktivitas formal maupun informal. Simple namun trendy dan tidak ketinggalan jaman.

Ohya series (pic source: Ethica)
Kalau penasaran dan mau tahu lebih banyak seputar brand Ethica & koleksinya, langsung saja cek di toko online busana muslim www.ethicafashion.com


Fashion Revolution in Digital World

Apa hubungannya fashion dengan era digital? Perbincangan menarik ini disampaikan oleh Bapak Teuku Ikhsan, Marketing Manager Ethica. 

Bpk Teuku Ikhsan
Era transformasi digital begitu luas dampaknya dalam kehidupan kita. Tak terkecuali terhadap perkembangan bisnis fashion. Pak Ikhsan memaparkan tentang perkembangan penggunaan internet di Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Bisnis pun berevolusi, mulai dari Era Agraris, Era Industri, Era Informasi, Era Konsep, hingga Era Online & Aplikasi. Secara umum, dalam dunia digital marketing ada istilah ZMOT (Zero Moment of Truth). Apa itu? Sebuah kondisi ketika konsumen atau calon konsumen mengetahui detail sebuah produk/layanan dari rumah, tanpa harus datang ke tokonya dan secara fisik menyentuh produknya. Terdengar familiar kan? 

Jaman sekarang, kalau mau nyari tahu sebuah produk, kita tinggal nongkrong di depan laptop atau pegang gadget, browsing, dan tadaa... Kita pun bisa tahu segala informasi tentang produk itu. Fenomena ini merupakan "the new mental model of marketing". Berawal dari stimulus (iklan), konsumen penasaran & mencoba produk tersebut (first moment of truth). Berdasarkan pengalaman itu, konsumen memberikan feedback & menyebarkannya (second moment of truth), bahkan bisa jadi viral. 

Contohnya kita ingin tahu seputar produk Ethica, bisa langsung cus ke toko onlinenya di ethicafashion.com, klik sana, klik sini, ketik sana, ketik sini, tanpa harus berhadapan langsung dengan fisik produknya. 
Toko online busana muslim Ethica
Potensi pemasaran fashion via internet sangat tinggi. Menurut sebuah data penelitian, demografi penggunaan internet di Indonesia baru 55% penduduk menggunakan internet. Apalagi kalau pengguna internet Indonesia makin bertambah. Di sini, posisi blogger & influencer sebagai penyebar informasi sangat penting bagi brand. Di sisi lain, ini menjadi tantangan juga dong bagi blogger agar terus menciptakan konten berkualitas :).

Bincang Fashion Hijab bersama Rimma Bawazier

Di acara Indonesian fashion blogger gathering kemarin, Mbak Rimma Bawazier, model cantik sekaligus fashion designer & owner Kaimma Malabis sharing seputar pengalamannya di dunia fashion hijab. Mbak Rimma adalah salah satu founder Hijaber Community Indonesia yang sudah memiliki ketertarikan pada fashion sejak SMA. Ketekunannya mendalami bisnis fashion membawa brandnya berpartisipasi dalam pameran fashion di Negeri Paman Sam. Berdasarkan pengamatannya, menurutnya tak berlebihan kalau Indonesia itu menjadi kiblat fashion muslim dunia. Hal ini karena perkembangan tren fashion muslim di Indonesia memang pesat, konsepnya jelas, selalu berinovasi dan variatif desainnya.
Bincang fashion hijab bersama Rimma Bawazier
Menurut Mbak Rimma, fashion hijab di Indonesia mulai booming pada tahun 2010, di mana medsos juga mengambil peranan. Awalnya tren hijab modis, pashmina, dst. Di tahun 2015-2016 sekarang trennya adalah hijab syar'i yang modis. Bicara fashion hijab yang syar'i namun modis ini, Mbak Rimma mengakui suka & merekomendasikan koleksi fashion Ethica. Di dunia bisnis fashion hijab, merekomendasikan produk brand lain yang memang berkualitas itu biasa. Sesama brand bersaing sehat, bersama-sama mewujudkan tujuan akhir yang sama, yaitu memajukan perkembangan fashion Muslim Indonesia.   

Mbak Rimma juga berbagi tipsnya dalam berpenampilan. Berbeda dengan Dian Pelangi yang gaya fashionnya cenderung glamour, Mbak Rimma cenderung menyukai desain yang simpel. Menurutnya, kunci berpenampilan stylish terletak pada kreativitas memadu-padankan pakaian, termasuk motif dan warnanya. Dan yang terpenting, setiap orang punya gaya masing-masing yang menurutnya nyaman. Tak ada salah dan benar dalam gaya berpenampilan. Temukan sendiri gayamu!

Komentar

  1. setuju banget dengan Mba Rimma niy,
    Akan tampak stylish jika punya gaya masing2 dan pinter2 padu padankan mix n match hijabnya. Sukaaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Seperti Teh Nchie yg punya gaya fashion yg khas :)

      Hapus
  2. hai Mb saya pernah juga buat artikel tentang Ethica tapi kayaknya yang ini lebih lengkap deh ,,,salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, Mbak Indri. Salam kenal juga.
      Makin byk yg nulis, makin byk referensi :).

      Hapus
  3. usaha berbasis online benar2 dahsyat
    memangkas aneka biaya seperti sewa gerai, biaya operasional dsb.
    akhirnya harga barang bisa dipangkas juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pantesan jadi lebih mirah ya Pak. Kelihatannya berpengalaman bisnis online ya...

      Hapus
  4. Model Ethica yang lucu-lucu memang sesuai sama karakter anak muda jaman sekarang yaa...
    Dinamis, kreatif dan produktif.

    Kaya kamu...^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hm, iyaa lucuuu kayak akuuu *dikeplak 😀

      Hapus
  5. Modelnya keren yah, saya paling suka produk Ohya, simple sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga paling suka Ohya, seneng yg simple casual & cocok di berbagai suasana :)

      Hapus
  6. fashion aja bisa berkolaborasi sama dunia digital, jadi aspek lain harusnya bisa ya... *mulai berfikir*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas. Memang banyak aspek yang terpengaruh oleh transformasi digital & bisa dimaksimalkan potensi positifnya :).

      Hapus
  7. Baru tahu mbak saya tentang detail produknya karena kemarin kemarin belum semua dikeluarkan dan ternyata masih ada banyak yang lebih keren keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang dimunculkan di sini pun hanya beberapa, Mas. Untuk lebih detailnya mah langsung aja ke webnya Ethica :).

      Hapus
  8. Penuturan yang sederhana, suka tulisannya. Kerenlah Teteh, semoga dapet OhYa . . . Kagumi juga ndak apa - pa plus ethica lengkaaap kap kap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, Bunda Intan. Aku mauuu Ohya... Kagumi juga bolehlaahh, hehe naksir sama koleksinya Ethica :D.

      Hapus
  9. aku masih susah untuk mix and match baju juga hijabku :3
    btw koleksi ethica cakep2 ya mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, Mbak. Kerap kali masih suka nanya pendapat orang lain utk mix & match baju :D.

      Cakepp, makanya naksir :D.

      Hapus
  10. Wah asyiiik ya acaranya sayang ga bisa ikut...bentroks :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Teteh... Jadi dapet wawasan soal fashion :D.

      Hapus
  11. Wah gamisnya cantik ya.. Karena modelnya sesuai sama anak muda berarti emak-emak kayak aku bisa keliatan lebih muda dong ya wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dong, Mbak... Dan yang penting berjiwa muda... Hihi... :D

      Hapus
  12. Kreativitas memadupadudankan sangat dibutuhkan dalam hal ini ya, Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... Dan aku masih kudu banyak belajar soal itu :))

      Hapus
  13. Duh jd pgn blanja baju, soalny saya ga jago mix & match :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pun... :D. Kalau kreatif mah bisa hemat koleksi baju :D

      Hapus
  14. Menarik bangett, terus mengenai bisnis fashion muslim di Indonesia itu pesat banget :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, salah satunya karena kemudahan penyebaran informasi digital :D

      Hapus
  15. Seru yah acaranya.. Btw, aku juga sukanya yang simple dan cenderung klasik.. Pengennya sih syar'i juga, tapi masih belom nih.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama dong seleranya... Ya, semoga bisa segera ya Teh :D.

      Hapus
  16. Setujuuu ��
    Kalo untuk gaya fashion yg ditawarkan ethika aku cenderung lebih suka model ohya karena warnanya calm, simpel secara emak-emak kan tapi pengen modis jadi cocok deh kayaknya pake itu ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga suka Ohya... Kan kalem & simpel kayak orangnya, hehehe :D.

      Hapus
  17. koleksi ethica ini bagus dan unik ya cocok untuk anak-anak dan kita kaum perempuan, warnanya itu kalem hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak Titis. Bisa kan tuh buat keluarga juga, seragaman :).

      Hapus
  18. model yang casual simplenya keren-keren. Saya suka ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adem ngelihatnya juga ya Mbak :).

      Hapus
  19. Yang penting percaya diri dan nyama..
    Kalo bahasa ngetrennya mah be your self in ajah.. Hehehe

    BalasHapus
  20. Samaan nih bahas nya kaya mbak riri hehe keren ya acara ini

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

25 Coffee & Kitchen, Cafe Asyik di Arcamanik, Bandung Timur

Novel Milea: Suara dari Dilan

Ada Surga di Rumahmu