The Book of The World, Pertunjukan Sirkus Spektakuler di Trans Studio Bandung

Para performer sirkus The Book of The World
25 Maret 2016, pukul 3 sore. 
Panggung utama amphiteather Trans Studio Bandung menjadi pusat perhatian. Duduk di deretan paling depan, perwakilan berbagai media siap meliput. Berderet-deret kursi di belakangnya sudah dipenuhi para penonton yang menantikan pertunjukan. Begitupun kami. Aku dan empat orang kawan blogger lainnya tak ingin melewatkan untuk menjadi yang pertama menyaksikan gelaran pertunjukan sirkus The Book of The World yang perdana digelar hari itu. 

Jika sebelumnya sempat kutulis mengenai informasi pertunjukan yang merupakan kolaborasi sirkus dari performer Indonesia dan Kanada ini, itu barulah berupa teaser. Catatan itu hadir atas pengamatanku setelah menyaksikan rehearsal pertunjukannya semata. Kali ini, ini adalah catatan setelah menyaksikan pertunjukan yang sebenarnya. Begitulah hari itu aku bersama Teh Nchie, Lia, Yasintha, dan Widya duduk manis di deretan tengah paling depan, menikmati pertunjukan istimewa yang tidak biasa. 

Sirkus The Book of The World: The Magical Journey of International Circus dikemas dalam sebuah cerita petualangan magis seorang anak bernama Shobi yang menjelajahi Negeri Cina, Persia, India, dan Rusia. Petualangan imajinatif itu dituangkan dalam sebuah buku yang dinamai "The Book of The World".
Tokoh Shobi dalam sirkus The Book of The World
Pertunjukan pertama berlatarkan Cina bernuansa ceria, diwarnai oleh aksi akrobatik dengan properti tiang bendera dan sepeda. Highlight bagian ini yaitu aksi Acrobatic Bike, ketika sebuah sepeda dikendarai oleh 1, 2, 3, ... Total 10 orang sekaligus, melaju stabil dengan total beban sekitar 500 kg. Whoa!

Pertunjukan kedua berlatarkan Negeri Persia, diwarnai aksi-aksi permainan api dalam Fire Juggling dan Fire Acro Hoop. Sesekali special effect semburan api melengkapi nuansa pertunjukan yang mewakili semangat Persia nan membara. Panasnya sampai terasa di jajaran depan bangku penonton. Highlight bagian ini adalah aksi performer meloncati lingkaran hoop yang terbakar api. Ketinggian hoop mulai dari yang rendah, makin lama semakin tinggi hingga di atas kepala orang dewasa. Aksi yang cukup menegangkan.
Fire Acro Hoop
Fire Juggling
Pertunjukan ketiga berlatar India lebih adem, nuansanya romantis. Menyuguhkan penampilan tarian akrobatik di udara diiringi nyanyian lagu India yang dinyanyikan sepasang penyanyi secara live. Dengan kain-kain selendang panjang yang tergantung, sepasang penari melakukan tarian akrobatik indah di udara. Pertunjukan Aerial Couple Dance ini mempertunjukan kelenturan tubuh dan keahlian menjaga keseimbangan di ketinggian. Dibandingkan nonton tarian India ala Bollywood biasa, yang ini lebih indah dan menarik :D.
Aerial Couple Dance (dok. Teh Yasintha)
Tema Rusia dibuka dengan aksi Aerial Silk Dance dari seorang performer wanita yang memainkan kain-kain dan dengan lincah melakukan gerakan-gerakan indah di udara. Di bawah, para performer lainnya menggerak-gerakkan kain sedemikian rupa sehingga membentuk gelombang serupa ombak lautan yang menyatu dengan latar belakang panggung. Trio Russian Bar dari Kanada menutup pertunjukan dengan aksi menegangkan diiringi musik yang menghentak. Penonton berteriak ngeri ketika Christine Bedard melakukan aksi melompat tinggi, jungkir-balik di udara dengan hanya bertumpu pada sebuah palang yang bergerak-gerak fleksibel di atas topangan bahu 2 orang pria berbadan tinggi kekar. "Lewang", kata orang Sunda mah.

Aksi Trio Rusian Bar (dok. Teh Yastintha)
Sebuah pertunjukan yang cukup spektakuler dan melibatkan para performer yang memiliki keahlian khusus. Menariknya, pertunjukan ini dikemas dalam tata panggung, kostum, serta special effect canggih. Ada badut-badut yang turut tampil di antara tiap jeda tema pertunjukan. Usai pertunjukan ini, penonton diberi kesempatan untuk berfoto dengan para pemain utama sirkus The Book of The World. Kami berlima tak ketinggalan menyerbu panggung di antrian pertama untuk berfoto bersama. Wah, puas rasanya menonton pertunjukan hari itu :).
Foto bareng pemain utama sirkus The Book of The World
Buat yang ingin menonton juga, pertunjukan ini digelar setiap hari (kecuali Senin) di ampitheater Trans Studio Bandung pukul 14.00. Ini bisa menjadi alternatif hiburan yang menyenangkan, sekalian bisa sambil jalan-jalan dan menjajal aneka wahana taman bermain yang ada di TSB bareng teman atau keluarga.

Info:
Trans Studio Bandung
Jl. Gatot Subroto No.289 Bandung

*Baca juga: 

Komentar

  1. saya suka aksi pembuka yg tema rusia... megah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, berbekal properti kain bisa keren begitu ya. Elegan.

      Hapus
  2. Wuahhh keren. Pertunjukan sirkus dengan dukungan lighting bikin kita terpesona

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rasa spektakulernya dapet, hehe.

      Hapus
  3. pembuka aksinya luar biasa, membuat bergairah :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

The Lorax Film: Kisah Kota Plastik Tanpa Pohon

Novel Milea: Suara dari Dilan

Sajak Melankolis