Kilas Tahun 2015ku dalam Buku

My Year 2015 in Books (image taken from Goodreads[dot]com)
Hola 2016!

Sudah 4 hari menginjak tahun yang baru. Ada satu hal yang rutin ku"lapor"kan atau kutandai tiap tahun berlalu & tiba tahun yang baru. Dan itu adalah tentang kabar pencapaian target baca buku. Mengenai resolusi pribadi lainnya, aku jarang melaporkannya, soalnya suka malu sendiri kalau kebanyakan gak tercapai, hehe...

Jadi, bagaimanakah kabar Reading Challenge tahun 2015 kemarin? Seperti biasa, yang mudah, aku menandainya di Goodreads. Tahun lalu aku menargetkan baca 27 buku. Yah, bagiku kuantitas minimal jumlah buku yang kubaca dalam setahun menjadi penting. Meski mungkin saja kuantitas itu tidak ada hubungan langsung dengan kualitas.
Tetap saja, menjadi penting bagiku karena aku seorang yang penasaran ingin baca banyak ragam buku yang ada di dunia. Dan melihat nasib timbunan buku yang sudah kupunya namun belum dibaca, tiduran saja dalam kardus atau pegal menunggu di rak buku, rasanya aku jahat sekali kalau mendiamkannya. Meski tahun lalu aku gak banyak beli buku seperti tahun2 sebelumnya, ternyata timbunan buku dari tahun kapan juga banyak yang belum terjamah, apalagi tuntas terbaca. Jadi, urgent banget untukku memonitor kuantitas minimal buku yang terbaca. Begitulah.

Tadaaa...!
Tahukah kau betapa kecewanya aku saat akhir tahun 2015 ini, mengecek Goodreads, ternyata rekam jejak bacaku tidaklah begitu bagus. Jelek sekali malah. Aku tak pernah semengecewakan ini dalam Reading Challenge beberapa tahun sebelumnya. Serius... Tidak sampai 50% target baca buku yang tercapai, hiks... *nangis di pojokan. Dari 27 buku yang ditargetkan untuk (tamat) dibaca di 2015, aku cuma berhasil menamatkan 13 buku saja. 13! Ya ampun, keterlaluan aku ya. Gejala tidak sehat ini harus segera diatasi! Padahal dalam beberapa tahun ke belakang aku berhasil (tamat) membaca setidaknya tak kurang dari 20 judul buku. Ini... 13??? Ampun deh, memikirkannya selalu membuatku merasa konyol :(.

Di tahun 2015 itu ada juga 4 buku yang sudah sedikit atau sebagiannya coba kubaca, tapi boro-boro tamat, gitu. Antara lain aku sempat membaca sedikit halaman dari buku-buku yang agak tebal seperti Catatan Pinggir-nya Goenawan Muhammad (ebooknya, Vol.1) & Api Sejarahnya Prof. M. Mansyur Suryanegara. Kemudian ada juga Tenth Insight-nya James Redfield, sudah kubaca sampai pertengahan, kemudian macet. Lalu ada juga novel tipis tapi serius banget The Life & Times of Michael K karya JM Coetzee yang baru kulahap beberapa halaman, tapi belum diteruskan lagi bacanya. Tadinya kuputuskan untuk namatin baca buku kumpulan puisi Melihat Api Bekerja karya Aan Mansyur sebagai buku pamungkas di tahun 2015, namun ternyata gak selesai sampe akhir tahun, baru tamatnya di awal tahun baru. Begitulah. Sepertinya tahun 2015 itu aku gak bisa terlalu fokus setia baca 1 buku, gonta-ganti mulu menyesuaikan mood, jadi berasa selingkuh *eh :p.

13 buku! Sudahlah, pokoknya ini dia buku-buku apa saja yang sudah kubaca tahun lalu. Tipis2 bo! Untuk menyebutnya My year 2015 in books? Hm, hanya 13 buku inilah yang tamat kubaca :(.
Okeh, karena ini sudah 2016, lets move on. Tahun 2016 aku masih mau nargetin 25 buku. Semoga tambah semangat baca tahun ini yaaa... Fighting!

Komentar

  1. Balasan
    1. Hihi. Itu gak semuanya dlm bentuk buku, yg cerita anak klasik mah aku baca ebooknya pake hp. Lumayan klo sdg menunggu gak bawa buku :D.

      Hapus
  2. Smangaaat. Aku jg nyaris ga tercapai
    Akhirnya dikejar pake buku anak aja yang pendek" ceritanya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuks! Hihi, itu trik yg kadang aku pakai juga. Kemaren triknya baca buku kumpulan puisi, taunya gak selesai juga :D.

      Hapus
  3. hehehe, reportnya mirip2 reportnya di jetpack ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, aku malah gak tahu yg di jetpack apaan :D.

      Hapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

Ada Surga di Rumahmu

Novel Milea: Suara dari Dilan

Ms. Jutek vs Mr. Reseh