Eksperimen Rasa Ala Kedai Kecil

Dipati Ukur merupakan salah satu dari banyak area di Kota Bandung yang ramai oleh aneka tempat kulinerannya. Berbagai jenis warung makan dan cafe senantiasa ramai, apalagi di malam hari. Kalau jalan-jalan di Dipati Ukur, mataku tak bosan-bosannya suka disapa oleh pemandangan aneka tempat makan yang ada. Tempatnya yang dekat dengan kampus dan daerah kos-kosan mahasiswa membuat kulineran di sekitar Dipati Ukur (DU) sebagian besar masih terbilang terjangkau alias ramah di kantong. Nah, ngomongin tempat makan di DU, baru-baru ini aku bersama beberapa teman Blogger BDG berkunjung ke salah satu cafe yang terbilang baru disana. Baru ada sekitar 3 bulanan sejak dibuka pada Juni 2015 lalu. Kedai Kecil namanya. Nama yang bersahaja. Siapa sangka, dibalik nama yang bersahaja itu Kedai Kecil ternyata menyimpan menu-menu dengan racikan rasa yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Kedai Kecil (dokpri)
Kedai Kecil bertempat di Jl. Dipati ukur No. 36. Letaknya dekat dari Taman Gesit dan Rabbani DU. Sesuai namanya, tempatnya tak begitu luas, menempati garasi depan sebuah rumah dengan meja-kursi kayu yang ditata berderet memanjang. Kalau lewat atau berkunjung kesana, tulisan mural "Kedai Kecil" di dinding bata bercat kuningnya menjadi pemandangan mencolok yang menyita perhatian. Di sebelahnya berupa tempat pemesanan serta tempat sajian makanan dan minuman orderan diracik. Tempatnya bernuansa cerah dengan dinding bercat putih dan lampu-lampu yang terang pada malam hari. Berkapasitas sekitar 40-50 orang, Kedai Kecil ini menawarkan tempat ngumpul yang asyik sambil makan-makan.

Menu makanan yang ada di Kedai Kecil berupa lightmeals dengan pilihan aneka menu Indomie, nasi (rice bowl), roti, dan pancakes. Minuman yang tersedia pun cukup beragam, sebagiannya berupa minuman racikan hasil kreasi eksperimen dapur yang menggugah rasa penasaran untuk dicicip. Apa yang istimewa dari menunya? Kau harus mencobanya sendiri untuk mengeksplorasi aneka citarasa yang tersedia. Menurut pengalamanku menyicip makanan-minuman disana sih, Kedai Kecil ini meski namanya bersahaja, tempatnya kecil dan harganya terjangkau, ternyata sudah dirancang sangat siap untuk memberikan kejutan citarasa yang tidak kecil kepada para pengunjungnya.

Menu Indomie (15-18K)
Indomie ala Kedai Kecil
Tak sama dengan menu indomie di kedai biasa atau mie instan biasa, Kedai Kecil punya seni menyajikan mie dengan cara berbeda. Menu Indomie ala Kedai Kecil ternyata tidak menggunakan bumbu dari mie instan, melainkan menggunakan bumbu-bumbu racikan sendiri. Mienya sendiri dimasak dengan air rebusan yang diganti terlebih dahulu. Varian menu Indomie di Kedai Kecil ada Indomie Kari, Rendang, Tomyam, dan Smoke Salmon. Pilihan topping seperti telur, keju, nasi, dan korned untuk pelengkap juga tersedia. Rasanya? Menurutku, bumbu-bumbu racikan Kedai Kecil cukup mantap. Indomie karinya berkuah kari yang berasa banget dan gurih, dilengkapi dengan suwiran daging ayam di atasnya. Kalau indomie rendang kuahnya berbumbu rendang berwarna cokelat kemerahan, juga dilengkapi dengan suwiran daging. Kuah yang berasa lebih masam-masam segar ala tomyam bisa dirasakan saat mencicip Indomie Tomyam dengan udang-udang kupas kecil di atasnya. Adapun Indomie Smoke Salmon menawarkan rasa unik dicecap lidah dengan aroma ikan asapnya.

Menu Nasi (15K)
Rice  bowls at Kedai Kecil (photo: dokpri & Ratri)
Untuk menu rice bowl, pilihannya ada Nasi Cabe Hijau, Nasi Rendang, Nasi Kari, dan Nasi Bibimbap. Nasi Cabe hijau yang paling pedas, terdiri atas nasi dengan tumisan potongan daging ayam yang dimasak bersama aneka bumbu dan cabe hijau. Nasi Rendang agak pedas dengan rasa pedas rempah-rempah dan bumbu khas rendang yang menurutku nendang banget. Bumbu rendangnya begitu kental memanjakan lidah. Buat penyuka rendang, recommended untuk dicoba. Buat penyuka kari, Nasi Kari disini tak boleh dilewatkan. Rasa karinya yang kental membanjiri lidah dengan bumbu-bumbu rempah yang terracik di dalamnya. Nasi Bibimbap, mengadopsi kuliner nasi campur khas Korea, menawarkan citarasa berbeda. Terdiri atas nasi dengan tumisan aneka sayuran dan telor ceplok setengah matang, rasanya lebih ringan dibanding menu nasi lainnya yang cenderung berbumbu kental berrempah itu.

Pancakes (22K)
Pancakes (dokpri)
Pancake di Kedai Kecil menurutku enak banget, teksturnya lembut dan disajikan dengan aneka pilihan varian. Ada pancake blueberry yang tersaji dengan saus dan buah blueberry plus es krim vanila, pancake chocolate dengan saus dan es krim cokelat plus potongan kecil strawberry, pancake banana caramel dengan saus karamel dan potongan pisang plus es krim vanila, dan yang paling populer pancake green tea dengan saus dan es krim green tea plus potongan kecil buah strawberry di atasnya. Sweet and yummy...

Roti (14-18K)
Seperti halnya menu indomie, roti bakar juga merupakan menu yang umum dijumpai di berbagai kedai. Tapi lagi-lagi, Kedai Kecil menawarkan tak sembarang roti bakar. Rotinya disajikan dengan tata plating menarik, berupa potongan roti bakar berbentuk segitiga yang diberdirikan di atas talenan kayu dengan saus di atasnya. Varian roti yang manis ada roti coklat nutella, dan yang asin ada roti tuna. Aku kesengsem oleh roti tunanya yang asin gurih.
(photo edit by @fasyifafauzia)
Drinks (5-15K)
Seperti yang tadi kubilang, menu minuman yang tersedia di Kedai Kecil cukup beragam. Mulai dari minuman yang umum seperti hot/ice tea, lemon tea, teh jahe, kopi susu, hingga yang berupa racikan unik. Aku sendiri memesan Nutella Mild yang diracik dari selai Nutella. Rasa manisnya pas. Blueberry Strawberry merupakan minuman recommended yang populer disini. Karena penasaran, aku sempat nyicip sedikit punya teman, dan wah, rasa perpaduan blueberry dan strawberrynya jagoan dan manis segarr. Next time aku ingin lagi menikmati minuman berwarna ungu itu. Tapi ada lagi minuman lainnya yang masih penasaran ingin kucoba. Orange Pak Choy salah satunya. Kemudian ada pula Pinacolada yang terbuat dari nanas dan santan. Minuman lainnya ada Orange Soursop, Melon Pineaple, Chocolate Mint, Hot Chocolate, serta Susu Madu.
drinks at Kedai Kecil
Kedai Kecil buka dari pukul 16.00-24.00. Berhubung cafenya masih baru, masih banyak proses trial, tak menutup kemungkinan jika ke depannya ada perubahan jadwal buka maupun perubahan atau tambahan di sajian menunya. Hal ini diungkapkan oleh Mas Aji, salah satu dari 4 founder Kedai Kecil. Menurut Mas Aji, Kedai Kecil ini juga menyediakan layanan delivery yang bisa dipesan via Go Food.
Tertarik mencoba?

Kedai Kecil
Jl. Dipati Ukur No. 36, Bandung
Twitter/Instagram: @KedaiKecil36

Komentar

  1. Asik ya, biar enak dan juara, harganya murah banget. Ke sana lagi yu Euis. :D

    BalasHapus
  2. mabok... utk nyoba seluruh makanan dalam 1 hari di kedai ini kayaknya gak bakal sempet yah... *ngiler*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak mungkin kalau sendirian, gak bakal muat :D. Tapi kalau gerebek rame-2 banyakan sih mungkin2 saja, bisa saling icip :D

      Hapus
  3. Balasan
    1. Aku sih yg rendang lebih suka nasi rendangnya :)

      Hapus
  4. duh makanannya lezat lezat bgt bikin laper wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. nulisin ini juga udah bikin perut krucuk-krucuk :D

      Hapus
  5. Tempatnya asik...menunya variasi indomie, kurang menarik menurut saya, karena membuat indomie sendiri lebih HOT dan puas...hehehe
    ngiler sama pancake nya!! >.< semuanya pancake pasti nendang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau masak indomienya bisa berkreasi sekelas Kedai Kecil kayaknya asyik banget.
      Pancakenya gak terlupakan :D

      Hapus
  6. Yuk ah kita ngupi-ngupi cantik lagi :D

    BalasHapus
  7. masih pengen bimbibap + Pinacolada .. yummy segar :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia, nagih ya... Belum coba pinacolada euy :D

      Hapus
  8. Wah3x kalo anak bunda lebih lama fieldtrip ke Bandungnya, tak susul deh trus nyobain tuh hang-out di Cafe DU. Udah lama juga sih bunda gak pernah ke Bandung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo main ke Bandung, byk makanan enak,,, Hehe...

      Hapus
  9. Murah meriah dan banyak pilihan menu. Mau! :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

Ada Surga di Rumahmu

Novel Milea: Suara dari Dilan

Ms. Jutek vs Mr. Reseh