Bebek Kaleyo: Tempatnya Makan Enak & Murah di Bandung




Bebek Kaleyo: tempatnya makan enak & murah di Bandung.

Bagi penggemar kuliner olahan bebek, tentu sudah familiar dengan nama Bebek Kaleyo. Nama Bebek Kaleyo sudah demikian terkenal karena keunggulan rasa dan harganya yang relatif terjangkau. Ketenaran Bebek Kaleyo sudah terkenal tak hanya di Jakarta saja, melainkan sudah merambah pula ke kota-kota lain seperti Depok, Tangerang, Bogor, dan Bekasi. Suatu kegembiraan tersendiri ketika sekarang ini hadir pula outlet Bebek Kaleyo di Kota Bandung. Terletak di Jl. Pasir Kaliki no. 185-189, Bebek Kaleyo kini hadir menambah semarak kuliner Kota Bandung. Asyiik... Bagi penggemar kuliner di Bandung seperti aku, kini sudah bisa menyicip kelezatan aneka olahan bebek tanpa harus jauh-jauh ke luar kota. Tidak sulit untuk menemukan outletnya yang terletak di perempatan Pasteur ini. Berada satu kompleks dengan FO Bali Heaven, outlet Bebek Kaleyo cabang ke-14 ini resmi dibuka sejak 30 Januari 2015 lalu.

Begitu memasuki kompleks Bebek Kaleyo, aku disambut dengan pemandangan tempat makan bernuansa kayu yang luas. Tempatnya berupa gazebo dengan kursi-meja kayu cokelat yang dipelitur. Lampu-lampu bergelantungan dari atap kayu yang memendarkan cahaya kuning dibalik batok kelapa yang berlubang-lubang. Aku membayangkan pada malam hari, suasananya akan romantis. Hijau-hijau dedaunan yang mengelilingi gazebo yang terbuka ke arah luar membuat suasana terasa sejuk. Ditambah lagi di tengah-tengah terdapat kolam dan gemericik air mancur kecil dengan ikan-ikan berwarna-warni. Dari segi tempatnya sendiri, Bebek Kaleyo sudah menjanjikan tempat yang asyik dan nyaman untuk bersantap kuliner Bandung. Fasilitas seperti colokan listrik dan wifi tentu sudah tersedia pula.Tempat parkirnya luas. Toilet dan mushola juga ok.

Oh iya, karena Bebek Kaleyo ini terkenal, sebelumnya aku sudah lumayan kepo duluan dengan aneka menu yang ditawarkan. Sempat kudengar bahwa Bebek Kaleyo menawarkan aneka menu kuliner dengan harga terjangkau. Begitu melihat buku menunya, ternyata memang demikian. Aneka menu utama kuliner bebek disini harganya berkisar maksimum Rp. 25.000/porsi (kecuali Bebek Utuh ya...). Sedangkan untuk menu kuliner ayam harganya berkisar Rp.14.000-16.000 untuk ayam negeri, dan Rp.19.500 untuk ayam kampung.

Untuk mengeksplorasi menu yang tersedia, pengunjung tak hanya melihatnya dari gambar di buku menu, melainkan langsung ada displaynya berjejer rapi di tempat pemesanan yang bersebelahan dengan kasir. Konsep layanan saji disini kesannya seperti prasmanan, dimana pengunjung bisa langsung memilih dan order sambil tertib dalam barisan antrian. Menu yang didisplay di meja ada keterangan nama dan harganya. Begitu memutuskan pilihan, langsung order dan disajikan yang fresh oleh kru Bebek Kaleyo. Intinya sih, cukup 4 langkah ini: 1). Pilih menu bebeknya, 2). Silakan ke meja prasmanan, 3). Bayar di kasir, 4). Selamat menikmati :).


Duh, sempat bingung milih menu yang mana. Sepertinya semuanya menarik untuk dicoba. Ada Bebek Goreng Kremez, Bebek Rica, Bebek Sambal Ijo, Bebek Bakar, Bebek Muda, Bebek Tanpa Kulit, Bebek Cetar, Bebek Peking, bahkan Satai Bebek juga ada. Jangan khawatir bagi yang tidak suka bebek, karena disini menunya beragam. Ada menu ayam, plus aneka oseng-oseng seperti oseng jamur tiram, oseng pare, oncom leunca, dan oseng daun pepaya. Ada pula aneka side dish seperti perkedel jagung dan tahu-tempe. Yang suka pete, disediakan juga :D.  Oh iya, kesukaanku, Dimsum (bisa pilih isi ayam, telur, dan jamur, atau mix) juga ada. Selain sambal cabai merah khas Kaleyo yang free, ada pula Sambal Bajak yang menggoda. Aku sendiri sangat ingin mencoba semuanya, andai bisa, hehe... Kan ada tuh sambal rica yang warna-warni, sambal cetar (dengan bumbu khas Madura) dan Sambal Sori. Semua menjanjikan kepedasan khasnya yang minta dicicipi. Nasinya bisa memilih, antara nasi putih, nasi merah, dan nasi uduk. Itu baru perkara memilih makanannya. Minumannya gak kalah beragam, mulai dari aneka jus, aneka es, atau MDK. Aku pilih Jus Stamina berwarna hijau karena penasaran. Katanya dibuat dari perpaduan lemon, sawi, dan nanas. Kukira rasanya bakal asem2, ternyata manis.
Ini bukan cuma aku yang makan lho... Hehe :D
Bebek Muda Kremez
Bebek Sambel Ijo
Well, maybe that’s not all. Daripada diabsen satu-satu menunya, mending dateng sendiri aja ke Bebek Kaleyo ya... Hehe... Anyway, diantara yang beragam itu aku memilih Bebek Muda Kremez, sambil ikut nyicip juga Bebek Muda Sambel Ijo punya temen. Gak nahan dengan lumuran sambal ijonya yang menggoda. Daannn... Sambalnya pedas abis... Nendang, deh. Recommended buat penggila kuliner pedas. Alasan memilih bebek muda adalah, karena aku sempat dibisiki bahwa bebek muda merupakan olahan dari daging bebek yang masih muda, sehingga dagingnya lebih empuk dibanding bebek yang lain. Begitu mencicipi, ternyata iya. Dan tak ada jejak amis sama sekali. Oh iya, Satai Bebeknya nyicip juga, maknyus ternyata. Baru sekali ini aku nyicip Satai Bebek, jadi pengen nyicip lagi kapan-kapan... Eh, aku belum bilang, kerupuk Palembangnya gurih enak ^^. Deuh, akhirnya aku belum puas nyicip minumannya juga. Maka jadilah aku order lagi es durian. Mantaappp... :D

Wah, betul banget apa arti dari nama Kaleyo itu sendiri. Berasal dari kata dalam bahasa Jawa, “kaleh” yang artinya 2, dan"yo" yang artinya ayo. Maksudnya, yuk dateng kesini 2x, syukur-syukur kalau berkali-kali. Tak salah, memang datang kesini gak cukup sekali. Bakalan balik lagi kesini nih sepertinya. Masih banyak menu-menu lain yang belum dan penasaran untuk dicicipi. Aneka menu yang disajikan disini memang memanggil-manggil untuk datang lagi.... Sewaktu datang kesana, sepanjang siang hingga sore antrian prasmanannya mengular. Tampaknya tempat makan baru di Bandung ini memang sudah mnarik ramai pengunjung. Yipp, kalau mencari tempat makan enak dan murah di Bandung, datang saja ke Bebek Kaleyo. Bebek Kaleyo buka dari jam 10.00-24.00. Kalau hari minggu sih tutup.

*Catatan lain pengalamanku mencicip Bebek Kaleyo bisa dibaca di: "Eksplorasi Rasa Ala Kuliner Bebek Kaleyo"

Komentar

  1. Andai aja Malang-Bandung jarak tempuhnya 10 menit T___T

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, Aku aja yang di Bandung gak mungkin 10 menit. Inga2 macet... :D. Doakan saja semoga nanti ada outletnya juga di Malang :)

      Hapus
  2. Balasan
    1. Apa yg keren? Bebeknya apa sambelnya... Apa akunya yang gembul, huehehe :D

      Hapus
  3. ihh bebek sambel ijonya gak nahannn.... dasar aku juga penyuka bebek Mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang menggoda. Penyuka bebek perlu coba nih :D

      Hapus
  4. Aku doyan banget sama makanan2 yang berbau bebek. Itu foto2nya bikin orang Surabaya spt aku pada envy pengen nyobain hehehe.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asalkan bebeknya gak bau ya, hehe :D. Kali aja nanti ada lagi di Surabaya.

      Hapus
  5. Nyam... Saya susah hati lihat postiungan ini bikin lapar mendadak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heu... Sudah kebayang aja lezatnya :D

      Hapus
  6. Bebek kaleyo emang udah terkenal enak.
    Aku suka bgt bebek sambal ijonya. Pas bgt doyan makanan yg bersambal ijo... hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, sama dong Mbak. Aku juga suka makanan bersambal ijo... *Nyam...

      Hapus
  7. Kapan ya buka cabang di Bogor

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah terkenal se-jabodetabek, Bandung saja sudah, apalagi Bogor ya...

      Hapus
  8. tempatnya nyaman banget ih mbak, betah deh aku disitu pastinya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, aku suka banget dengan konsep interiornya :)

      Hapus
  9. jadi pengen dateng lagi..
    ayo..ayo..lagih!!

    Mak ga sempet selpih ya kita bdua,
    Ga nyapa2 akuu yaa :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, pengen makan disana lagi deh...
      Boro2 welpih, Mak. Aku selpih aja nggak... Hehe... Sayangnya.
      Siwer liat banyak orang, termasuk banyak blogger yg belum kukenal. Kayaknya duduk kita jauhan sih yaa...

      Hapus
  10. lengkapan disini ya menunya...
    aku sukaaaa sambele...
    enakkk bangettt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitukah? Aku malah belum coba di outlet di kota lainnya...
      Sambelnya nendang & banyak varian yaa...

      Hapus
  11. Asik ih Euis. Hanjakal aku ga ikutan pas review Ntar ke sana ah, pengen cicipin dimsumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kan dirimu sedang asyik liburan di Bali, kulineran juga tah? Pengen kesana lagi juga... Cobain menu bebek & sambelnya Teh :D

      Hapus
  12. Mau lah ke bandung,, pengen cobain..

    BalasHapus
  13. Enak ya, mak. Moga klo mampir ke bandung lagi, aku bisa main ke sana. :3

    BalasHapus
  14. restorannya cakep yaaa...asik gitu buat nongkrong..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mak... Suka dengan gaya artistiknya :)

      Hapus
  15. hiks... ngiler berat nih...
    mudah2an bisa kesampaian nyobain bebek kaleyo ini...

    BalasHapus
  16. Ayam Kampung Rp.19.500? muraaahh

    Btw, diriku main ke postingan review buku ituhh, tapi ternyata ga bisa komen *sedih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih relatif lebih murah dibanding tempat makan sejenis :)

      Review yg di Kompasiana ya... Kalau mau komen disana memang harus sudah punya akun Kompasiana dulu, Mak... Bikin aja, gak usah sedih :D

      Hapus
  17. ada juga ya di Bandung...yang di Jakarta salah satu tempat favoritku niih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mak. Baru dibuka sejak akhir Januari. Aku malah belum nyicip yg di Jakarta :)

      Hapus
  18. Saya juga membayangkan tempat seperti itu sangat romantis di malam hari. Yuk, kapan-kapan kita makan bareng di sana. *eh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh, Mas. Mau traktir kan? Hehehe :p

      Hapus
  19. Waaah, tempatnya asyik, makanannya juga enak lagi ya :) TOP deh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... cucok untuk rehat makan dari penat pekerjaan atau macetnya jalanan kota :)

      Hapus
  20. Wuuiiiihhh... Ini keknya asyik. Gak suka bebek sih, tapi mereka gak jualan bebek aja kan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak, ada ayam & tumis2 lainnya seperti yg sudah kusebutkan

      Hapus
  21. Thanks share nya, noted buat referensi klo lg di Bandung ^^
    Watch movie HD

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

Bandung Kunafe, Oleh-oleh Kekinian Kolaborasi Omesh & Irfan Hakim

Novel Milea: Suara dari Dilan

Nenek (Ibu), Patriot Kehidupanku