2 Buku Pertama Robert Galbraith [Wishful Wednesday #14]

cek "disini" utk ikutan
Ini rabu ya? Sudah beberapa kali melewatkan wishful wednesday. Di awal februari ini, aku ada lagi top list buku yang lagi banget diidamkan. Oh iya, kabar baiknya, baru-baru ini ada book wishlist yang sudah diabsen di Wishful Wednesday#11 telah terkabul juga ^_^. Bahkan ada juga yang belum diabsen di WW sudah keburu terkabul, hihi :D. Baiklah, langsung aja absen 2 buku yang lagi dipengenin banget. Sudah ketahuan toh dari judulnya. Lagi greget karena buku kedua Robert Galbraith udah muncul, lah aku satu aja belum punya :(. Sudah bukan rahasia lah ya, kalau Robert Ralbraith tuh nama samaran JK Rowling.

Semenjak muncul The Cuckoo's Calling, aku diem-diem aja menyimak hebohnya kasak-kusuk perihal nama samaran itu. Padahalmah penasaran banget pengen baca bukunya, hehe... Eh, tiba-tiba sekarang udah muncul buku keduanya aja, yakni The Silk Worm. Deuhhh... Tambah ketinggalan. Terus, dengar-dengar The Cuckoo's Calling mau difilmkan? Tambah greget karena belum baca bukunya. Aku tipikal yang kalau bisa milih baca/nonton film adaptasi dari buku, lebih nyaman baca bukunya dulu sebelum nonton filmnya. Soalnya biar asyik visualisasinya bebas menurut imajinasi sendiri dulu. Kalau keburu ada filmnya (apalagi bukunya dibikin versi cover film *gak suka :P), udah keburu disuguhi visualisasi, terbatas deh imajinasinya. Seperti kata Om Paulo Coelho, "The book is a film that takes place in the mind of the reader. That's why we go to movies and say, 'Oh, the book is better'".

Penasaran banget bagaimana karya JK Rowling di genre misteri (detektif). Barangkali karena aku suka genre itu, sehingga bahkan kedua buku ini mengalahkan kepenasarananku akan buku Rowling yang lain pasca Harry Potter, yakni The Casual Vacancy (yang aku belum baca juga, hiks). Baiklah, ini penampakan buku & sinopsisnya.

1. The Cuckoo's Calling
The Cuckoo's Calling: Dekut Burung Kukuk
Sinopsis:
Ketika seorang supermodel jatuh dari ketinggian balkon di Mayfair yang bersalju, polisi menetapkan bahwa ini kasus bunuh diri. Namun, kakak korban meragukan keputusan itu, dan menghubungi sang detektif partikelir, Cormoran Strike, untuk menyelidikinya.

Strike seorang veteran perang yang memiliki luka fisik dan luka batin. Hidupnya sedang kisruh. Kasus ini memberinya kelonggaran dalam hal keuangan, tapi menuntut imbalan pribadi yang mahal: semakin jauh dia terbenam dalam kasus ini, semakin kelam kenyataan yang ditemuinya---dan semakin besar bahaya yang mengancam nyawanya...

Kisah misteri yang mencekam dan anggun, mengelana di antara atmosfer London yang pekat---dari jalanan Mayfair yang mewah dan sunyi, ke bar-bar suram di East End, hingga ke keriuhan Soho. The Cuckoo’s Calling adalah kisah misteri yang menawan.

Memperkenalkan Cormoran Strike, inilah novel kriminal pertama J.K. Rowling, menggunakan nama alias Robert Galbraith.

“Sesekali, muncul seorang detektif partikelir yang langsung merenggut imajinasi pembaca... [Galbraith] memiliki sentuhan ajaib dalam menggambarkan London dan memperkenalkan jagoan barunya.”
Daily Mail

2. The Silk Worm
The Silkworm: Ulat Sutra
Sinopsis:
Seorang novelis bernama Owen Quine menghilang. Sang istri mengira suaminya hanya pergi tanpa pamit selama beberapa hari—seperti yang sering dia lakukan sebelumnya— lalu meminta Cormoran Strike untuk menemukan dan membawanya pulang.

Namun, ketika Strike memulai penyelidikan, dia mendapati bahwa perihal menghilangnya Quine tidak sesederhana yang disangka istrinya. Novelis itu baru saja menyelesaikan naskah yang menghujat orang banyak—yang berarti ada banyak orang yang ingin Quine dilenyapkan.

Kemudian mayat Quine ditemukan dalam kondisi ganjil dengan bukti-bukti telah dibunuh secara brutal. Kali ini Strike berhadapan dengan pembunuh keji, yang mendedikasikan waktu dan pikiran untuk merancang pembunuhan yang biadab tak terkira.

Detektif partikelir Cormoran Strike beraksi kembali bersama asistennya, Robin Ellacott, dalam novel misteri kedua karya Robert Galbraith, pengarang bestseller nomor 1 internasional The Cuckoo’s Calling. Robert Galbraith adalah nama alias J.K. Rowling.

“Kisah yang memikat, bukan hanya karena kejutan dan pelintirannya, tapi juga karena kerja tim yang seru... tokoh-tokoh yang ingin kita ketahui kelanjutan ceritanya.”
— Time

Doakan aku cepat punya & baca ya...
Ini cerita wishful wednesday-ku tentang buku yang lagi diidamkan saat ini, bagaimana denganmu?

Komentar

  1. Jk Rowling punya buku dgn nama samaran? Asli belum tahu. Tp penasaran dgn cerita lengkapnya. Tfs ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah, kirain sudah tahu... Hehe, penasaran pastinya. Sama2, Mak :)

      Hapus
  2. Buku keduanya juga wishlist saya :D

    Semoga segera terkabul (dan juga semoga saya segera mendapatkan buku dua). Amin :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jealous, udh punya & baca buku pertamanya ya...?
      Iya deh, semoga terkabul buat kita berdua. Amiin :)

      Hapus
  3. Ow, saya baru tahu JR pakai nama samaran itu, mbak. karya HPnya ajib, gimana dengan ceritamala detektif ini yah. selera mbak mah memang apik2, hihi. semoga terkabul semua :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Richo baru tahu jg rupanya. Penggemar harpot biasanya penasaran karya Rowling yg lain :D. Amiin, semoga cepat terkabul :)

      Hapus
    2. Baruuu, hihihi. lah, barusan saya dari T*ga Mas, mbak. rencana mau beli buku, dan merepet ke deretan novel terjemahan, saya ketemu ke buku2nya JR, astaga tapi lupa ngecek buku ini. nanti ditunggu reviewnya, mbak. kalau wau, tak cicipi juga :D

      Hapus
    3. Kalau misalnya inget, mo langsung beli kah... Wajib punya dulu & dibaca, baru bisa dtagih reviewnya :D

      Hapus
  4. aku masih belum punya buku itu, penasaran dan pengen baca :)

    BalasHapus
  5. Aku malah udah ngreview yg Silkworm mba, yg TCC masih rapi anteng di rak ;)
    Klo mau baca reviewnya silakan klik aja namaku di komen ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, malah loncat gitu langsung ke buku ke-2nya ya Mak... Ditunggu jg review TCC-nya yak :). Semoga aku jg cepet punya :D

      Hapus
  6. yang cucoks calling itu bags kayaknya ya mak,banyak yang sudah review..
    salam kenal mak^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya sih bagus, mungkin. Tapi aku sengaja gak baca2 review orang dulu. Biarlah aku baca bukunya dulu :D. Salam kembali :)

      Hapus
  7. Kayaknya JK Rowling pindah channel ya dari fantasi ke detektif. Penasaran, bagusan mana dibandingkan karya penulis misteri sekelas Agatha Cristie dan Sir Athur.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semasa The Casual Vacancy aja genrenya udh beda lagi kok Mbak. Iya, aku juga penasaran pengen bandingin sama kelasnya Poirot & Holmes :D

      Hapus
  8. Ini baru tau bangettttt!!! Kalo gitu ini masuk wishlist daku juga deh, btw The Casual Vacancy bagus ga sih? Punya yg versi Inggrisnya (tadinya biar gaya) tapi kok bahasanya berat jadi males bacanya, wkwkwkw...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh, banyak yg belum tahu jg ya. Hihi, begitu tau, langsung masuk wishlist :D. Aku jg belum baca The Casual Vacancy, Mbak :(, jadi gak tahu. Ahaha, berat yah... Aku siap nampung, Mbak, biarin Bahasa Inggris berat jg *sok banget :D. Dulu aku baca seri Harpot jg dr ebook bhs Inggrisnya (meski byk ga mudeng :D).

      Hapus
  9. Masukin The Casual Vacancy sama The Silk Worm ke wishlist jugak,
    Baru Beres baca The Cuckoo's Calling Dan masih kesemsem =^_^=

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa itu udah masuk wishlist... Tapi belum diabsen aja di postingan WW :).

      Hapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

Novel Milea: Suara dari Dilan

Yuk, Berkunjung ke 5 Tempat Wisata Malam di Surabaya Ini

The Lorax Film: Kisah Kota Plastik Tanpa Pohon