Festival Multimedia untuk Indonesia

Laser Show (by Fir0002/Flagstaffotos)
Seiring pesatnya perkembangan teknologi, geliat dunia multimedia makin terasa di sekitar kita. Leburnya bentuk-bentuk teks, gambar, suara, video, animasi, serta bentuk interaktif digital memperkaya pengalaman persentuhan kita dengan media. Inovasi-inovasi dalam teknologi multimedia memungkinkan kita mengakses informasi, menikmati rekaman sajian musik, film, atau penampilan karya seni secara live dengan tingkat pengalaman yang berbeda-beda. Perkembangan multimedia menyentuh berbagai bidang yang luas cakupannya. Tak hanya jurnalisme, periklanan, hiburan, seni, penyiaran, edukasi, teknik komputasi & software, melainkan juga industri secara umum, matematika dan sains (untuk pemodelan & simulasi, misalnya), bahkan kedokteran. Jika multimedia mampu memberikan kontribusi sedemikian luas cakupannya, saya mengharapkan diadakannya suatu event festival multimedia yang didedikasikan dari dan untuk negeri Indonesia.

Mungkin kedengarannya sudah biasa. Banyak event festival bertajuk "untuk Indonesia" atau memang diadakan secara nasional maupun lokal, seperti festival musik, film, seni & budaya, misalnya. Namun saya mengharapkan karya-karya kreatif & Kontributif anak bangsa berbasiskan multimedia bisa dirangkul oleh pemerintah & bekerjasama dengan banyak pihak ke dalam sebuah event yang tak berhenti di tingkat sporadis, melainkan diangkat terus ke kancah nasional & dikembangkan konsepnya menjadi sebuah festival multimedia khas Indonesia yang bisa menjadi daya tarik internasional dan digelar periodik. Ini sebuah mimpi jangka panjang, namun cikal-bakalnya memang bisa diinisiasi secara sporadis, seperti per kampus misalnya, namun harapannya tidak berhenti di situ, melainkan terus disinergikan antar-kampus, dan seterusnya. Yang tak kalah penting adalah sifat "kontributif"nya, ketika sebuah festival multimedia tak hanya tentang kreativitias dan hiburan semata, melainkan juga menawarkan solusi bagi banyak isu dalam negeri di berbagai bidang.

Festival Multimedia yang Berkontribusi Kreatif & Menawarkan Solusi

Maskot MMB Fest 2014
Festival multimedia yang diadakan bisa dikerucutkan temanya seputar isu-isu yang dihadapi masyarakat. Di antara isu-isu yang tengah kita hadapi saat ini, isu lingkungan & pendidikan, misalnya, masih terus mencuat meminta peduli & solusi. Dalam rangka mewujudkan event festival multimedia tersebut, berbagai lomba berbasiskan multimedia bertemakan lingkungan & edukasi bisa digelar pada periode tertentu yang bisa disesuaikan apakah sebelum atau pada hari H. Kompetisi seperti ini memacu kreativitas berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, seniman, musisi, guru, ataupun umum, tergantung teknis dan jenis kompetisinya. Karya-karya multimedia kreatif tersebut bisa dipamerkan di area pameran jika bentuknya rekaman atau display. Jika bentuknya berupa live performance, bisa dijadwalkan sebagai bagian dari rangkaian acara festival. Yang terpenting, karya-karya tersebut bisa diapresiasi dan solusi/kontribusi yang ditawarkannya diwadahi & difollow-up untuk penerapannya. Selain kompetisi, acara-acara seperti workshop & talkshow multimedia bisa diadakan, misalnya untuk meningkatkan kompetensi guru, tutorial multimedia untuk pelajar, training public speaking & presentasi, dan sebagainya.

Selain mengandung solusi/kontribusi langsung untuk beragam isu lingkungan dan pendidikan, festival multimedia untuk Indonesia bisa pula diwarnai dengan semangat mengangkat potensi sejarah, seni budaya, kearifan lokal, dan industri kreatif dalam negeri.

Ide-ide Festival Multimedia untuk Indonesia

Festival Edutainment
- Ragam kegiatan workshop, talkshow, & seminar multimedia untuk tujuan edukasi (pengajaran)
- Ragam kegiatan workshop & lomba broadcasting/public speaking
- Setting studio mini multimedia. Fungsinya sebagai laboratorium multimedia sederhana untuk tujuan pengenalan serba-serbi proses broadcasting, misalnya radio atau penyiaran TV. Teknisnya bisa sekalian bekerja sama dengan perusahaan penyiaran.
- Festival game kreatif edukatif. Jenis game interaktif yang dibuat untuk tujuan mendampingi pemahaman terhadap pelajaran tertentu. Misalkan game-game bertema pelajaran matematika, sains, pengetahuan umum untuk pelajar sekolah, atau game untuk anak usia dini, misalkan untuk belajar membaca, mengaji, dsb. 
camera on tripod, by 2happy

Fotografi
- Pameran & kompetisi fotografi bertemakan isu-isu sosial, kemanusiaan, lingkungan, atau yang mengangkat pariwisata Indonesia seperti bertema keanekaragaman hayati, budaya, daya tarik tempat lokal yang belum banyak terpublikasikan, bangunan atau tempat-tempat bernilai sejarah, dsb.

- Festival fotografi on the spot berlatarkan kegiatan-kegiatan dan objek-objek pameran selama festival berlangsung.


Musik
- Live performance music yang memadukan karya musik & tarian tradisional dengan musik kreatif kontemporer.
music, by Geoffrey Whiteway
- Musikalisasi puisi. Apresiasi terhadap puisi karya penyair Indonesia melalui kolaborasi pembacaan puisi dengan musik, atau transformasi puisi itu sendiri menjadi karya musik.
- Menghidupkan kembali lagu-lagu anak Indonesia lewat festival lagu anak-anak. Kita semua tahu lagu-lagu anak kian minim saja. Anak-anak jaman sekarang "dewasa sebelum waktunya", termasuk dari segi konsumsi lagu-lagu yang tak sesuai untuk usia mereka. Melalui festival multimedia, tantangan menghidupkan kembali lagu anak-anak disemarakkan lagi. Bisa berupa lagu anak bertema umum, atau lagu anak bertema tertentu, misalnya lagu edukatif pendamping anak belajar, lagu soundtrack film anak, dsb.

Operet/Drama/Teater
- Live performance theatre yang mengangkat cerita rakyat nusantara, kearifan lokal, atau bertema isu-isu yang dihadapi Indonesia masa kini.

Film
- Festival film pendek bertema isu lingkungan dan gerakan-gerakan edukatif untuk masyarakat. Misalkan tema-tema yang mengangkat langkah-langkah kecil peduli lingkungan, gerakan berhenti merokok, membudayakan membaca, dsb.
Animation by Jan-Eric Nyström, Helsinki, Finland

Animasi
- Festival karya animasi edukatif, misalnya film animasi pendek untuk anak, video animasi tentang ilmu pengetahuan umum, dsb. Ini dimaksudkan untuk mendorong perkembangan film & video animasi Indonesia. Harapannya kelak kita bisa memproduksi film atau serial TV animasi sendiri, tak seperti sekarang yang masih dikuasai produk-produk animasi dari luar.
- Festival kampanye atau iklan layanan masyarakat berbentuk animasi yang didukung oleh badan pemerintah terkait.

Seni Instalasi
- Pameran seni instalasi karya anak bangsa yang memadukan seni instalasi tradisional & teknologi multimedia. Seni instalasi memadukan banyak unsur yang dipadukan membentuk karya seni 3 dimensi dan didesain untuk mentransformasikan persepsi ruang. Seperti halnya multimedia, perpaduan banyak unsur dalam seni instalasi menciptakan ruang pengalaman perseptif yang eksploratif & interaktif buat para pengunjung.
Berikut ini ilustrasi contoh karya seni instalasi luar negeri:
Time guards light sculpture Manfred Kielnhofer 2011 (wikipedia: Festival of Lights, Berlin)
screenshot dari 10 Fascinating Art Installation (odee.com)
Yang ini contoh karya seni instalasi anak negeri. Eko Nugroho adalah nama seniman yang cukup terkenal karena banyak karya-karyanya menghiasi pameran seni mancanegara.
screenshot dari website galeri karya seni instalasi Eko Nugroho
- Perpaduan karya sastra dengan seni instalasi. Harapannya mengangkat kecintaan terhadap sastra Indonesia lewat karya artistik yang unik. Seni & sastra dalam 1 paket. Ini terilhami dari Immagine & Poesia, suatu pergerakan sastra artistik internasional yang didirikan di Alfa Teatro, Torino, Italia pada tahun 2007 yang dirintis oleh Aeronwy Thomas, anak Dylan Thomas. Mengutip dari wikipedia, dalam The Manifesto yang telah diterjemahkan ke 28 bahasa, disebutkan tentang ajakan mendukung tesis "bahwa teks sastra bisa mengilhami penciptaan seni figuratif dan sebaliknya: hasilnya adalah satu bentuk seni yang baru dan sempurna."
screenshot dari galeri Immagine & Poesia (wikipedia)
“Undoubtedly, if an image can embody words, words can give the silent image a voice. ..." Adel Gorgy, Long Island, New York
“As an artist I know that paintings can speak volumes, just as the writtern or spoken word can conjur a miriad of images or sensations, unlocking creativity in both artistic endeavours." Hazel Cashmore, Caithness, Scotland,  UK

- Kreativitas seni instalasi berkonsep ramah lingkungan. Tema yang diangkat mengajak masyarakat peduli lingkungan, serta bahan-bahan yang dipergunakan untuk membentuk karya seninya juga ramah lingkungan, misalnya dari bahan-bahan daur ulang.
Instalasi daur ulang Hardi Ahmad (http://hardhigh.blogspot.com/)
Itu sekelumit gambaran umum ide mengenai festival multimedia untuk Indonesia, sebuah festival multimedia yang terbuka untuk semua kalangan, termasuk anak-anak. Sebuah festival multimedia yang menyentuh banyak tema untuk Indonesia, yang selain rekreatif dan atraktif, juga artistik, edukatif, dan mempersembahkan solusi & kreativitas dari dan untuk Indonesia.

Komentar

  1. Anak -anak Indonesia memang kreatif dan mampu bersaing di tingkat internasional...
    Semangat terusss !!!

    Nggak kalah sama yang diluar negeri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, saya tahu banyak anak-anak Indonesia berkreativitas tinggi seperti itu. Tinggal difasilitasi & kesempatan buat mereka berkreasi dibuka lebar & didukung pemerintah. Tambahan kekayaan ragam budaya Indonesia bisa menjadi pemantik ide/inspirasi yang juga unik & kaya.

      Semoga bisa terwujudkan ya :)

      Hapus
  2. Ada sebuah pepatah (atau apa istilahnya) dalam bahasa Arab yang berbunyi, "Man saitharal i'lam faqad saitharal alam" (Barang siapa yang mampu menguasai dunia, ia akan dapat menguasai dunia).

    Seandainya (semua) anak Indonesia bisa melakukan itu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah berbagi kutipan bahasa Arab-nya *btw, apa gak ada typo?
      Meski tak semua juga gak apa toh Mas, yang lainnya bisa berkarya di bidang lain sesuai keahliannya :)

      Hapus
  3. Wah perlu banyak belajar supaya dapat sekreatif itu ya Mbk. Acara yang asik dan menarik pastinya. Bangga dengan Indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas. Harus banyak belajar & mengasah kepekaan biar bisa berkreasi. Membayangkan festival multimedia besar-besaran nasional seperti itu *berimajinasi dulu. Bangga dong, atas hal-hal yang selayaknya dibanggakan saja :D

      Hapus
  4. fest multimedia memang ajangnya orang kreatif untuk menunjukan diri ke public. rasanya puas gitu melihat orang yang datang bisa melongo bilang "wuaahh..."

    *salam kenal ya*

    Brillie,
    http://antie.info

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul ya Mbak, salah satu cara agar semakin banyak orang mengenal karyanya.
      Salam kenal kembali ya :)

      Hapus
  5. Balasan
    1. Hehe, iya Mak Hana. Yang mana yang keren? Semuanya? Atau saya? *eh :P

      Hapus
  6. Weeeeh weeeh weeeh,, mantap sob..

    BalasHapus
  7. menarik sekali, jadi pengen lihat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini baru sebatas ide. Kalau yang sudah bisa dilihat coba min ke Kampus PENS Surabaya, yang lagi ngadain MMB Fest dalam waktu dekat

      Hapus
  8. wah luar biasa ya maaakkk....*eluselusdagu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, Mak Icha gayanya udah kayak penilai proposal ajah :D

      Hapus
  9. Saya belum pernah dateng ke acara seperti itu, tapi kalau dilihat menarik juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga belum pernah ke festival multimedia yang konsepnya nyampur2 seperti itu, hehe. Paling2 festival musik, atau festival seni masing2 :)

      Hapus
  10. wuaaaw, seni instalasinya bikin penasaran, mak.. saya belom ernah liat sebelumnya, tapi keliatan menarik sekali :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya termasuk orang yang sangat tertarik sama seni instalasi, Mak. Unik2 3D gitu, & menawarkan pengalaman persepsi baru yang kadang seolah kita di dunia lain, padahal sadar kalau kita lagi di lokasi seninya :D. Saya juga belum pernah lihat pameran seni instalasi khusus, tapi sering lihat contohnya di koran, artikel internet, & pernah lihat aslinya di acara Kebun Seni ITB pada tahun... berapa ya? Lupa. Rame banget acaranya, salah satunya ada instalasi berbentuk robot2an gitu...

      Hapus
  11. Luar biasa keren banget, kira2 acaranya suka diadakan dimana saja mba ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau acara yg menghadirkan keseluruhan ide tersebut belum ada, baru berlangsung di imajinasi saya aja :D. Tapi kalau festival2 tertentu biasanya kampus-kampus suka ngadain, atau komunitas2 terkait, misalnya komunitas seni. Sebenarnya aku agak cemburu sama negara2 lain yang tiap tahun udh ada trademark festival multimedia sendiri. Aku juga terpesona banget sama Festival of Light-nya Berlin, keren. *Bayangin Festival of Light versi Bandung, lokasi Gedung Sate yg skrg udh berhias lampu2 warna-warni malam hari, hehe.
      Dalam waktu dekat kampus PENS Surabaya lagi ngadain MMB Fest, Mbak. Itu contohnya.

      Hapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

Bandung Kunafe, Oleh-oleh Kekinian Kolaborasi Omesh & Irfan Hakim

Novel Milea: Suara dari Dilan

Tips Menulis Memoar yang Menginspirasi