Telur-telur Inspirasi Ngeblog






“Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Qur’an)." Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk seluruh ummat.” (QS Al-An’am: 90)


“Mah, Mah... Katanya istri itu harus berbaik-baik ke suami. Kok mamah sering cemberut sih sama bapak?”
Hihih... Itu aku yang nanya, dulu sekali sewaktu masih polos :D. Ibuku senyum-senyum mendengarnya. Beliau tak lantas ngambek, “Tahu apa kamu? Ngomong mah gampang...” :P. Hehe, sebabnya beliau tahu, begitulah ilmunya. Perkara sulit mengaplikasikannya tak lantas membuat ilmu itu jadi salah. Justru itulah fungsi ilmu, ngasih tahu yang seharusnya. Kalau tak mengamalkan malu jadinya. Meskipun yang ngomong belum tentu bisa mengaplikasikannya, ibuku tak marah :D.

Ini sudah hari ke-30 Januari ya. Artinya H-1 ending event ngeblog #1Hari1Ayat. Aku sangat berterima kasih kepada Mbak Prima, lewat event ini aku jadi banyak belajar. Tujuannya supaya tiap hari baca Qur’an, maka sengaja tak kulabeli giveaway, meskipun dapet hadiah pas menang #SoThankfulFor kemarin. Karena harus nulis terjemahan & postingan blog yang berkaitan, aku jadi banyak mikir & belajar. Cocok juga buatku yang sedang belajar konsisten menulis. Sebelum ini blogku jarang diisi, karena aku mengidap sindrom penulis pemula yang suka buntu ide. Dari inspirasi ayat Al-Qur’an, alhamdulillah keran ide yang biasanya macet jadi lancar.

(Source Link)
Al-Qur’an & sunnah sumbernya ilmu kebenaran. Jadi maklumilah jika aku banyak nulis yang ideal-ideal, sebab kandungan keduanya adalah ajaran yang ideal. Terlepas dari yang nulis belum tentu sudah mengamalkan, mohon pembaca mengambil manfaatnya. Aku juga sambil belajar nih. Katanya sampaikanlah walau satu ayat. Kebenaran harus disuarakan, meski meraihnya perlu perjuangan yang tak mudah. Aku banyak kesindir sama tulisanku sendiri, harapannya bakal malu kalau tak mengamalkan. Diingatkan sama Al-Qur’an, apakah kamu mengatakan apa yang tak kau kerjakan? Jadi berempati sama ustaz-ustaz yang terus berdakwah tanpa bosan, meski kadang jamaahnya gak ngedengerin bahkan mencibir. Ustaz juga manusia, belum tentu bisa mengamalkan semuanya. Tapi itulah intinya ilmu, nasehatnya sekaligus buat pendengar maupun yang berbicara.

Aku jadi ingin bercerita tentang lika-liku menulis blog #1Hari1Ayat ini. Sebulan non-stop posting tuh ramai ceritanya, terutama buat saya si pemula. Ini pengalaman asyik, penuh tantangan, & bergizi. Kusharing aja yah, gimana kumengerami telur-telur ide itu sampai menetas jadi tulisan.

  • Judulnya #1Hari1Ayat, maka baca Qur’an dulu & terjemahnya, lalu ditadaburi, dipikirkan pelajaran yang dikandungnya. Hubungkan dengan realitas diri atau masyarakat. Terus dituliskan deh.
  • Kadang ayat yang dibaca terlalu sulit untuk dibikin tulisan harian. Kalau gitu inspirasinya dari pengalaman sehari-hari, ilmu dari buku, artikel, pokoknya dari mana saja selazimnya menulis biasa. Pilih topik, cari ayat Al-Qur’an yang berkaitan, terus dikait-kaitkan. Ini juga berlaku saat lagi berhalangan (lampu merah).
  • Nulisnya dituntut tiap hari, padahal ide masih suka nge-blank. Ini disiasati dengan mencatat ide apapun yang terlintas di suatu waktu. Kadang dalam sehari banyak ide bermunculan sekaligus (ngaburudul kata sundanya). Segera dicatatkan, kalau dientar-entar takut kabur.
  • 1 telor ide bisa jadi banyak anak-anak ide. Bikin corat-coret bagan kira-kira ide itu bisa dikupas dari segi mana saja.
  • Belajar mengait-ngaitkan. Nyambung-nyambungin yang tak nyambung. Inilah asyiknya punya blog campur-aduk, bebas nulis “sekacau-kacaunya”, hehe. Contohnya aku seneng tuh nyambung-nyambungin matematika & sains ke tulisanku. Mungkin ini bakal dikiritik sama juragan nulis, tapi biarin ajalah, daripada nge-blank. Seiring waktu ke depannya belajar fokus. 
 Lagu Rumus Canggih. Musiknya lucu ^_^

Komentar

  1. hebat mba bisa tiap hari ngeblog, ini sekitar 500 kata ya mba

    BalasHapus
  2. justice voice... aku juga suka lagunya mbak...., makin di baca.. emang semakin tertarik.. :)

    BalasHapus
  3. Mak, hebat bisa konsisten ngeblog setiap hari :D

    BalasHapus
  4. Ini juga jatuh bangun sebenernya, Mbak. Cuma pas ketinggalan jadi bangkit lagi disuntik semangat liat teman-teman peserta lain pada rajin & konsisten. Iya kebanyakan tulisanku 500 kata. Minimal 300 kata sudah cukup kok...

    BalasHapus
  5. Oh, ada yang suka lagunya JV toh... hehe...


    Salam kenal semuanya. Terima kasih sudah berkunjung & berkomentar :)

    BalasHapus
  6. keren bisa ngeblog selama sebulan penuh mba. aku cuma 9 postingan untuk #1Hari1Ayat, hehe :D

    BalasHapus
  7. Ah, Mbak Ila cuma 9 posting juga OK kok, kan nanti bisa diterusin (ini bukan akhir, kata Mbak Prima :)).
    BTW kok banyak yg bilang keren sih? (ngaca, hihi). Sebenernya sempet ada hari absen nulis, tapi malah lebih repot jadinya ngejar biar lulus 31 postingnya :D. Segini aku belum apa-apa. *Lirik teman2 lain yg bisa ngeblog #1Hari1Ayat + ikutan GA-GA lain sekaligus. Saluttt

    BalasHapus
  8. Ide menulis 'terinspirasi' dari ayat Al-Quran, kurang lebih begitu ya Mbak he he #sotoy. Dengan begitu memang jadi berusaha lebih mendalami isi kitab suci ya. Aku sedang belajar nulis cerpen anak, berhubung suka bingung cari ide, akhirnya nyari inspirasi dari hadist...

    BalasHapus
  9. Iya, Mbak Heni. Aturannya tiap hari dlm sebulan nyantumin ayat Al-Qur'an & terjemahnya, plus bikin postingan apa aja yg berkaitan. Jadi otomatis kita jd banyak mikir & belajar :).

    Wah, aku jg pengen bisa bikin cerpen anak. Tapi belum pernah. Betul juga, kayaknya seru kalau inspirasinya dari hadits. Jelas2 ada teladan dari Nabi SAW ya :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

Ada Surga di Rumahmu

Novel Milea: Suara dari Dilan

Quiet, The Power of Introverts [Wishful Wednesday #6]