Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2011

Apa-apa

Gambar
Di matamu, aku mungkin bukan apa-apa. Tetapi apa yang kau lihat, aku tak begitu peduli. Di dalam sini, aku punya mata sendiri yang sanggup melihat hal-hal dari sudut pandang yang berbeda. Dengan caraku sendiri, dalam dunia kecilku sendiri. Aku mungkin memang belum apa-apa, karena kuakui dunia kecilku juga belum apa-apa dibanding keluasan dunia yang membentangkan tanah, langit, dan samudera.

Aku tak keberatan mengakui sebagai sebuah titik kecil, bukan apa-apa, yang hadir diantara noktah-noktah lain di sekitarmu. Tetapi aku hadir, ada. Dan bagiku setiap eksistensi selalu punya potensinya sendiri. Bahkan eksistensi yang jauh lebih kecil dari sebuah titik, tak kasat mata tetapi ada, senantiasa menghadirkan potensi yang ia bawa. Sebutlah virus. sebutlah sel. sebutlah atom, elektron, dan seterusnya.

Apalah aku dimatamu, itu aku tahu. Dan tak berusaha kutampik "kebukanapa-apaan"ku ini. Aku memang begitu. Namun telah tertanam dalam diriku bahwa aku takkan berhenti sampai segitu. Jik…

Sepuluh Juni

Gambar
10 Juni ...

Apaan tuh sepuluh juni?
Tanggal biasa, hanya saja wall FB-ku penuh dengan ucapan selamat dan doa-doa sehingga menjadi tidak biasa. Di sepanjang hidupku, sepuluh juni ya 10 juni... kujalani hari seperti biasanya. Tak ada lilin-lilin, tak usah berharap kado-kado (yah, kalaupun sesekali dapat, itumah bonus ^^). Doa-doa itu bagus, dan biasanya itu yang kuharapkan. Kalau ucapan selamat saja rasanya aneh sebenarnya, apanya yg diselametin? Tapi gapapa, it's okay, thank you :). Jadi, intinya adalah: apa sepuluh juni bagiku?

Nggg... bagiku sepuluh juni ya 10 juni, sebuah tanggal diantara tanggal-tanggal lainnya. Tak terlalu istimewa sebetulnya (eits... bukannya aku tak menghargai sejarah kemunculanku di dunia ini loh...). Memang benar, hari kelahiran seseorang itu tentu istimewa, meski mungkin keistimewaan itu tidak bersifat general tapi sangat personal, tapi toh sepuluh juni tetap saja 10 juni... ia hanya sebuah tanda, penanda waktu. Lalu, kalau aku menandai hari lahirku dengan …

Banyak Cerita

Gambar
Ada banyak cerita sesungguhnya

Tak banyak yang bisa kuceritakan

Waktu telah sekian lama berlalu, dan berjalan

Dan kita seakan menjauh seperti waktu

Tak ada kamu, aku, kalian, kita

di ruang ini hanya aku dan bayangan, perabotan



Sekarang aku lebih banyak berlari, seperti waktu

entah kamu, kalian...

Bukankah kamu, kalian, tak lagi menjelma tokoh-tokoh cerita

yang lucu, konyol, aneh, keren, jaim, bijak, sabar...

atau dunia memang tak lagi sesempit daun kelor



Aku tak tahu.

Tak banyak yang dapat kuceritakan.



Dan apa yang dapat kuceritakan dari segenggam sepi dan segentong hiruk-pikuk

Waktu mengerut, memendek seperdelapan kali

Terlalu letih karena terus berlari-lari

Dan akupun begitu

Terbawa lari oleh waktu, aku menjadi kurus setengah kali

tak kukenali pula kuping-kuping, kamu kah, atau kalian

Pokoknya cerita-cerita kabur bersama angin.



Sudah kubilang, kan.

Ada banyak cerita.

Tak banyak yang bisa kuceritakan...





Cihampelas, 9 Juni 2011

I was a Rat!

Gambar
Dulu Aku Tikus! atau Sepatu Merah by Philip Pullman

My rating: 4 of 5 stars


Hm... setelah membuktikan dengan membaca 2 cerita anak karya Philip Pullman (baru 2 nih), aku setuju bahwa dia salah satu penulis cerita anak yg brilian. Cerita-ceritanya unik dan menarik, simpel dan cerdas. Membacanya membuat perjalanan ngangkot menjadi tidak begitu terasa (sampai sering kebablasan, kelewatan tempat turunnya, hehe).

Sebagai kisah anak, kupikir cerita ini mengandung makna filosofis yang dalam, meski tampilan luarnya seperti polos (Jangan percaya penampilan, begitu kata "the Daily Scourge", hehe). Meski ada cerita tentang tikus, atau monster jahat dari gorong-gorong, cerita ini malah merefleksikan cerita tentang manusia (seperti cermin yang memantulkan bayangan ke dalam diri manusia, yang dalam hal ini banyak sekali membuat judgement tentang hal-hal, peristiwa... pokoknya manusianya banyak yang cerewet banget deh, dengan variasi karakter diri yang antagonis dan protagonis juga. Hem... ka…

The Best of Sherlock Holmes

Gambar
The Best Of Sherlock Holmes by Arthur Conan Doyle

My rating: 5 of 5 stars


I always love Sherlock Holmes stories. In this book of Woodsworth Classics edition I enjoyed the collection of twenty best cases of Sherlock Holmes along with an introduction by David Stuart Davies, the editor. Davies’ long essay talks about many things behind the success of Sherlock Holmes, how the cases in this edition selected, and discuss about plus and minus of every case.
It was a delight for me to read the story of a very long journey in which Sir Arthur Conan Doyle, the author, wrote Holmes stories from time to time, tried to draw public’s attention by publishing them in novel form and then as a serial in magazine column. It was really a long journey before Holmes finally won the readers’ heart and gained a tremendous success. Well, I recommend to read this long journey story for those who love writing. It was not only a learning about hard work, totality, consistency, and heart will in writing, but i…