Senandung Kenangan



Seperti senandungmu, Ibu
Hilang dipagut waktu
Nyanyian kita yang biasa kau tembangkan semasa
ayunan buaian masih belum henti
mengirimi rasa aman
Saat dunia masih selebar senyuman

Kini dunia sudah sedemikian luas
Bahkan untuk mencari sekeping senyum yang
tersembunyi tertimbun pasir waktu.
Kau pun
sudah tertimbun tumpukan kenangan
hingga untuk melihat senyummu haruslah
kusibak tumpukan memori yang sudah berjejalan

Maka kini kisah kita telah menjadi kuburan
Tertimbun remeh-temeh ego dan keangkuhan
Senandung kita adalah reruntuhan bahasa
Kitab dongeng yang dibakar zaman.
Seperti Ibrahim,
Kitab nurani tak kan benar-benar hangus, Ibu.


4 Maret 2009


Komentar

  1. Puisinya kereeeeeennnnnn......!!!!!
    Ajarin atuh Teh...,, ya,ya,ya,..???

    BalasHapus
  2. Hehehe... lebay eung. Biasa aja kok.

    Tuliskan aja perasaan & pengalamanmu sendiri, ngutip nasehatnya JK Rowling. Ayo berkarya!

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu kala mampir di sini

Popular Posts

The Lorax Film: Kisah Kota Plastik Tanpa Pohon

Novel Milea: Suara dari Dilan

Sajak Melankolis