Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2008

Celoteh Kosong untuk Asa

Asa, terimakasih telah hadir untukku.
Tapi maaf kini kau terbunuh oleh kecewaku.

Aku tak tahu apakah seharusnya sejak awal kau tak tak datang saja
Seperti halnya aku tak pernah tahu apakah mati ataupun hidup bagimu setelah adamu kan berarti sesuatu untuk dirimu sendiri.
Aku berharap aku hanya sedang berkata kosong
Karena sesungguhnya banyak hal yang belum kumengerti meski pengalaman seharusnya telah mengajarkanku

Betul, aku telah mengalami masa-masa bersamamu,
Entah apakah akhirnya bahagia atau kecewa, keduanya telah kita lalui
Tapi Asa, kau tak pernah benar-benar sama.
Aku juga tak pernah benar-benar sama ketika merengkuh hadirmu di suatu masa dengan masa yang lain.
Keadaan juga tak pernah benar-benar sama.
Kurasa tak ada yang benar-benar sama, Asa.
Meski aku masih terasa kabur akan apa yang menjadikannya berbeda.

Asa, mengapa aku membicarakan ini?
Aku tahu aku tak sedang bertanya kepadamu.
Banyak sudah aku berkata, 'mengapa?', berkata saja bukan bertanya
Terlalu banyak tanya menggantung …

Kartun Riwayat Peradaban Jilid 3: Dari bangkitnya Arab hingga Renaissance

Gambar
Cartoon History of the Universe III, The: From the Rise of Arabia to the Renaissance by Larry Gonick


My review
rating: 4 of 5 stars
Larry Gonick emang layak diacungi jempol. Di tangan kartunis nyentrik yang satu ini, sejarah disulap menjadi komik lucu yang tidak membosankan. Kita bisa membaca sejarah dengan enjoy lewat Kartun Riwayat Peradabannya ini. Di jilid 3 ini diceritakan mulai dari bangkitnya bangsa Arab hingga masa renaissance di Eropa. Lumayan, mencoba mereview kembali apa yang didapat saat sekolah dalam pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam). Tapi... cara tutur Gonick tentu saja sangat lain. Salah satu yang menarik dari karya Gonick ini yaitu celetukan2 dia yang pedas & gambar yg nyeleneh ketika mengomentari suatu peristiwa sejarah yg sedang dibahas. Penyajiannya dituturkan secara kocak & tepat sasaran. Sindirannya kadang keterlaluan, tapi mau tak mau membuat pembaca tersenyum.



Pertamakali baca, di halaman awal sudah tertulis: buku ini dipersembahkan untuk orang-oran…